Titu Eki Terima Aspirasi Rakyat Belu Jadi Cagub NTT 2018

by -111 views

Kupang, mediantt.com – Figuritas Ayub Titu Eki, Bupati Kupang dua periode, ternyata sedang menjadi incaran untuk menjadi calon gubernur NTT tahun 2018. Sejumlah calon telah melobi Bupati Ayub untuk ditandemkan sebagai cawagub, seperti Honing Sani, Benny Kabur Harman dan Kristo Blasin, namun Ayub Titu Eki menolak tawaran tersebut. Selain itu, ada pula aspirasi rakyat dari Belu, yang sudah beberapa kali mengirim utusan bertemu Titu Eki agar bersedia menjadi cagub namun selalu ditolak. Tapi, Selasa (7/3/2017) malam, sekitar 325 warga Belu dari 12 Kecamatan, bersama raja-raja Belu, datang ke Rujab Bupati Kupang, untuk menyampaikan dukungan kepada Titu Eki untuk maju menjadi cagub NTT 2018.

“Kami rakyat Belu datang mendesak Bapa Ayub Titu Eki untuk mau menjadi cagub NTT. Kami telah berkoordinasi dengan saudara kami di Malaka, TTU, TTS, dan Kabupaten Kupang untuk mendukung Bapa jadi gubernur NTT. Kami bersusah payah dengan kekuatan dan dana sendiri hanya untuk datang memberikan dukungan kepada Bapa. Tega sekali kalau Bapa menolak,” kata Vinsen Loe, membuka percakapan.

Raja Lamaknen, Vinsen Beremor, yang didaulat menyampaikan aspirasi rakyat Belu itu berkata, “Bapa Bupati (Ayub Titu Eki), saya datang dengan masyarakat dan raja-raja dari Kabupaten Belu di rumah ini, untuk mendesak Bapa jadi gubernur NTT. Sudah beberapa kali utusan kami datang bertemu Bapa, tapi selalu ditolak. Karena itu, pada mala mini, saya bersama rakyat dan raja menghadap dengan misi yang nsama mendesak Bapa maju jadi gubernur NTT,” kata Raja Lamaknen, dan disambut riuh tepuk tangan rakyat Belu yang datang menggunakan 15 bus.

Menurut Raja Lamaknen, pertimbangan memberikan dukungan kepada Bupati Ayub Titu Eki karena kepemimpinannya yang merakyat, juga masuk kategori orang bersih sehingga dianggap layak memimpin NTT. “Bapa Titu Eki selalu ada bersama rakyat, jujur apalagi dia adalah Raja Fatuleu sehingga sangat layak menjadi gubernur NTT,” katanya.

Terima Tapi….

Menjawab desakan aspirasi rakyat Belu yang disuarakan Raja Lamaknen, Ayub Titu Eki menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kedatangana rakyat Belu bersama rajanya.  Titu Eki membenarkan kalau sudah beberapa kali utusan dari Belu datang bertemu dirinya menyampaikan dukungan untuk menjadi cagub NTT.  Tapi ia selalu menolak dengan alasan karena ada pekerjaan yang harus dituntaskan.

“Kalau malam ini Bapa Raja datang dalam jumlah banyak ini, saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Saya menerima kedatangan Bapa raja dan rakyat ini dan untuk tidak melukai hati bapa raja dan saudara-saudara semua, saya menerima permintaan ini, dengan catatan, saya terima untuk simpan aspirasi ini dalam ampol putih polos, lalu diletakan di dalam Alkitab sebagai bentuk kepasrahan kepada Kehendak Tuhan. Berdosa kalau saya tolak dan bisa dianggap tidak tahu adat, tapi semua ini juga kembali kepada Kehendak Yang di Sorga,” kata Titu Eki, disambut tepuk tangan meriah.

Ia juga mengaku tak pernah menyangka akan mendapat dukungan dan kepercayaan dari rakyat Belu. “Ini kepercayaan yang luar biasa. Saya tidak pernah bayangkan apa yang bapa raja dan rakyat Belu lakukan. Ini motivasi yang tinggi sehingga saya terima,” tegas mantan Rektor Universitas Terbuka NTT ini.

Menanggapi pernyataan politik Bupati Ayub Titu Eki, Vinsen Loe menuturkan, “Vox populi vox Dei; suara kami adalah suara Tuhan. Tuhan akan menjawab doa  kita untuk mendukung Bapa TItu Eki menuju NTT Satu. Kami selalu siap mendukung sampai menjadi gubernur NTT”. (jdz)

Ket Foto : Bupati Ayub Titu Eki menyatakan menerima aspirasi rakyat Belu untuk menjadi Cagub NTT 2018, di Rujab Bupati Kupang, Selasa (7/3/2017).