Butuh Ambulans Terapung, Sikka Harap Sentuhan APBD NTT

by -140 views

Kupang, mediantt.com – Jangakauan pelayanan kesehatan di Kabupaten ‘Tsunami’ Sikka,terutama untuk wilayah-wilayah kepualauan seperti Palue dan lainnya, belum memadai. Ini disebabkan fasilitas kesehatan yang belum menunjang. Karena itu, salah satu prioritas yang saat ini dibutuhkan Kabupaten Sikka adalah ambulans terapung.

“Pelayanan kesehatan di Kabupaten Sikka khusus untuk wilayah kepulauan sulit terjangkau dan terlayani dengan baik, karena ambulans laut tidak ada. Karena itu, Kabupaten Sikka butuh ambulans terapung agar bisa pelayanan kesehatan bisa menjangkau wilayah kepalauan di Sikka termasuk Pulau Palue. Kita minta sentuhan dana dari APBD Provinsi untuk tahun anggaran 2016,” kata anggota DPRD Sikka, Yoseph Karmianto Eri ketika menghubungi mediantt.com dari Maumere, Sabtu (21/11/2015).

Menurut Ketua PKB Sikka ini, alasan mendasar dibutuhkan ambulans terapung karena pelayanan kesehatan di Kabupaten Sikka, terutama untuk wilayah kepulauan sulit terjangkau dan terlayani secara baik. “Benar bahwa di pulau-pulau ada Puskesmas tapi dalam konteks pasien rujukan, selalu sulit, apalagi biaya dibebankan kepada pasian kalau harus dirujuk ke kota,” katanya.

Karena itu, sebut dia, kabupaten Sikka sebagai kabupaten kepulauan, sangat membutuhkan ambulans laut agar pelayanan prima bisa terjangkau dengan cepat dan muda. “Kami minta dukungan dana dari APBD Provinsi NTT tahun 2016,” saran Manto, sapaan akrab politisi PKB ini.

Manto juga mengatakan, pihaknya telah mengkomunikasikan hal ini, ambulans terapung, dengan Pemerintah Kabupaten Sikka, namun kendaalanya adalah ketersediaan anggaran di Sikka terbatas. “Karena itu, kita minta dana APBD Provinsi NTT tahun anggaran 2016. Saya sudah dapat informasi bahwa ada dua unit di APBD Provinsi NTT untuk tahun 2016 tapi peruntukan kemana belum tahu. Kami harap Sikka bisa mendapat jatah itu,” harap Manto. (jdz)

Foto : Anggota DPRD Sikka, Yoseph Karmianto Eri. 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments