Luar Biasa! Kalahkan 1.317 Peserta, Siswi SMK 4 Kupang Raih Juara 3 Pidato Nasional AHY Muda

oleh -39 Dilihat

Previ didampingi Kepala.SMKN 4, Semi Ndoen, Guru Pendamping Oktavia Marlina Sabein, LO DPD Demokrat NTT Hermen Jawa dan Ketua komite sekolah.

KUPANG, mediantt.com – Siswi SMK Negeri 4 Kupang, Previ Seltriani Taek, berhasil mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur setelah meraih juara 3 lomba pidato Nasional AHY Muda dalam rangka HUT ke-25 Partai Demokrat di Jakarta.

Previ yang duduk di kelas XI ini berhasil menyisihkan 1.317 peserta SMA/SMK se-Indonesia dengan pidato bertema “Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan dan Menjaga Demokrasi”.

Yang membuat juri terpukau adalah keberaniannya mengangkat isu lokal NTT ke panggung nasional. Dalam pidatonya, ia menyoroti potensi sumber daya alam dan budaya NTT yang belum mampu menjadi lapangan kerja bagi generasi muda.

“Mengapa anak muda dari daerah yang kaya harus pergi jauh hanya untuk mencari kesempatan hidup yang layak” kata Previ kepada wartawan, Senin (21/9/2026).

Ia juga melontarkan kritik konstruktif yang menjadi quote terbaik di malam final. “Jangan hanya bangun jalan, bangun juga kesempatan agar kami punya alasan untuk tinggal, berkarya, dan membangun daerah sendiri!” tegasnya.

Di balik piala nasional itu, ada perjuangan yang tak banyak orang tahu. Dengan waktu persiapan hanya satu minggu, Previ harus tumbang sakit dan harus dirawat di rumah sakit.

“Dalam jangka waktu satu minggu, saya harus mempersiapkan diri dengan latihan, dan pada H-3 saya sakit dan harus latihan di rumah sakit,” ujarnya.

Piala itu kini menjadi tanggung jawab moral baru baginya, karena menurutnya tingkah laku dan sikap setelah merajuk prestasi ini perlu di jaga.

“Saya merasa harus menjaga etik-etik saya, cara bicara saya, pergaulan saya, dan pertemanan saya. Itu menjadi tantangan yang sangat besar bagi saya. Karena kita berbicara ini gampang, tetapi melakukannya itu sangat-sangat sulit,” jelas Previ.

Capaian ini menjadi bukti bahwa siswa SMK tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis, tetapi juga mampu bersaing dalam komunikasi publik dan gagasan kebangsaan di tingkat nasional.

Selain itu, Kepala SMK Negeri 4 Kupang, Semi Ndolu, mengatakan, prestasi ini adalah hasil gotong royong seluruh warga sekolah.

“Semua dukungan baik itu, dari pimpinan, para Wakasek, para guru, dan semua pegawai tata usaha, para siswa, orang tua siswa, mahasiswa PPL-PLP yang ada di SMK 4, terutama semua pengurus komite di bawah pimpinan Ketua Komite SMK 4, bapak Nus. Kita telah menyebarkan hal-hal positif,” ujar Semi.

Menurut dia, Previ adalah aset terbaik NTT yang harus memberikan pengaruh baik dan menjadi contoh untuk anak muda NTT dalam mengembangkan bakat.

“Previ adalah aset terbaik Nusa Tenggara Timur yang harus dijaga bersama. 1.317 peserta yang kemudian Previ sisihkan dan menempati posisi juara tiga nasional ini adalah sesuatu yang tidak mudah. Prosesnya cukup panjang dan kami berharap ini menjadi inspirasi dan memberi dampak positif bagi anak-anak muda yang lain,” tegasnya.

Dengan prestasi ini, SMK Negeri 4 Kupang kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya unggul di bidang kejuruan tetapi juga di bidang public speaking dan kepemimpinan. (roy)