Luar Biasa! Dua Mahasiswa STIPAS KAK Kuliah Kerja Nyata di Timor Leste

by -218 views

OECUSSE, mediantt.com – Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang (KAK), sedang bekerja mewujudkan Visi pada Tahun 2024 menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Katolik yang unggul, berkompeten, berdaya saing dan mandiri secara global di bidang pendidikan agama Katolik. Karena itu, STIPAS KAK mengirim dua mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) hingga ke Luar Negeri sejak 21 Februari 2024 hingga 14 April 2024.

Dua mahasiswa ini ditempatkan di dua paroki berbeda yakni di Paroquia Nossa Senhora De Rosario De Oe-cusse dan Paroki Paroquia Miguel Arcanjo De Padiae Timor Leste.

Setelah melewati kurang lebih dua bulan di negara yang sebelumnya bagiqn dari NKRI itu, kini kedua mahasiswa tersebut kembali ke negara asalnya untuk melanjutkan sisa perkuliahan yang ditandai dengan penjemputan sekaligus penarikan mahasiswa KKN, Jumat (19/4/2024).

Upacara penarikan mahasiswa KKN itu dipenuhi haru dan kebanggaan yang tergambar dalam wajah kedua mahasiswa itu. Pqasalnya berkesempatan belajar di negara yang berbatasan langsung dengan Provinsi Nusa Tenggara Timur Indonesia itu.

Hal tersebut diucapkan oleh Andreas Sanmone dalam acara perpisahan bersama Pastor Paroki dan umat di tempatnya melaksanakan KKN.

“Kami bersyukur bisa belajar dan berproses di tempat ini selama dua bulan. Sebuah kebanggaan bagi saya karena bisa hadir di Paroquia Nossa Senhora De Rosario De Oe-cusse dan Paroki Paroquia Miguel Arcanjo De Padiae Timor Leste. Tentu itu pengalaman pertama bagi saya,” kata Andreas.

Dia menambahkan, dirinya datang dengan hampa dan bermodalkan kepercayaan diri. “Kami beranjak dari Indonesia dengan kepolosan dan dengan beban yang luar biasa karena dapat penempatan di luar negeri, tentu ini menjadi tanggung jawab besar karena antar negara. Tetapi kami berkomitmen untuk menyelesaikan semua dengan baik, terasa tidak ada arti waktu dua bulan berlalu begitu cepat dan pada akhirnya kita harus berpisah. Tapi bukan untuk berakhirnya pertemuan kita. Kami tetap membutuhkan dukungan dan arahan dari Romo dan umat sekalian,” harap dia.

Sementara itu, Aloysius E. Monteiro Wakil Ketua III STIPAS Keuskupan Agung Kupang mengatakan, pengiriman mahasiswa ke luar negeri ini dalam momentum persiapan akreditasi lembaga.

“Lembaga kami menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini, dengan lembaga luar negeri secara khusus di Timor Leste hal ini disebabkan demi menjawab tuntutan kerja sama internasional dalam mendapatkan kredit poin untuk persiapan akreditasi Institusi kami,” tegasnya.

Kebanggaan juga dirasakan pula oleh RD Aloysius Monteiro. “Semoga kerjasama kita ini tidak hanya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata tetapi juga Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional. Terima kasih kepada kedua paroki dan dan seluruh umat,” ujar Romo Luis.

Diya juga menambahkan, di Tahun 2024 dalam penerimaan mahasiswa baru STIPAS Keuskupan Agung Kupang membuka program beasiswa bagi mahasiswa luar negeri yang mau belajar tentang Guru Agama dan Katekis.

Pastor Rekan Paroquia Nossa Senhora de Rosario De Oe-cusse Pe. Florindo De Jesus mengatakan, berbeda negara bukan jadi batasan bagi manusia, sehingga keberadaan kedua mahasiswa tersebut telah banyak membantu kegiatan di paroki, hal tersebut disampaikan dalam malam Perpisahan bersama mahasiswa KKN untusan STIPAS itu.

“Negara punya batas tetapi manusia tidak punya batas, kami bersyukur karena Oe-cusse ada beberapa Paroquia tetapi memilih Paroquia Nossa Senhora de Rosario De Oe-cusse dan Paroquia Miguel Arcanjo De Padiae. Tentu ini menjadi pertama bagi kami tetapi kami cukup terbantu dengan kehadiran kedua mahasiswa yang bisa membantu kami dalam banyak hal, baik sebagai guru di sekolah maupun sebagai katekis di paroki,” katanya.

Pe. Florindo menambahkan, dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan. “Dengan berat hati kami menyerahkan kembali kepada kampus tetapi dengan harapan kalau boleh tahun depan boleh diberi mahasiswa satu Paroquia 2 mahasiswa,” katanya.

Pe. Florindo juga berpesan jika dengan pengalaman belajar di tempat ini sebagai bekal dalam mewujudkan segala cita-cita yang diimpikan. “Ini rumah kamu berdua jika ingat umat dan kami silakan datang ke sini, kami dengan tangan terbuka menerima kamu dan keluarga besar STIPAS Keuskupan Agung Kupang,” katanya.

Hadir dalam acara perpisahan Valentinus Kopong Masan, Kepala Gugus Penjaminan Mutu Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik, Pastor Paroquia Miguel Arcanjo De Padiae Pe. Carlos De Deus, Pastor Rekan Pe. Rui Asa Mau, Pastor Paroquia Nossa Senhora de Rosario De Oe-cusse Pe. Julio do Carmo, dan Sefi Suku Lalisuc Hermelindo Lalisuc. Acara diakhir dengan penyerahan cendera mata dari STIPAS Keuskupan Agung Kupang kepada dua Paroquia. (*/jdz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *