Melki Berhasil Himpun Gagasan Akar Rumput untuk Bangun NTT

by -115 views

Labuan Bajo, mediantt.com – Ketua Yayasan Tunas Muda Indonesia, E. Melkiades Laka Lena, yang mendesain Sayembara Ayo Bangun NTT, selalu mendapat apresiasi luar biasa di setiap perhelatan ini. Di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Melki pun mendapat penghargaan yang sama. Malah ada yang menilai Melki telah berhasil menghimpun ide dan gagasan dari akar rumput untuk dijadikan pedoman dalam membangun NTT ke depan.

“Saya benar-benar mengapresiasi kegiatan cerdas ini. Sayembara seperti ini mestinya sering digelar untuk menghimpun gagasan cemerlang dari akar rumput. Ini adalah kegiatan positif yang harus terus dilakukan. Sebab banyak ide dari akar rumput untuk menjadi pertimbangan kebijkan pemerintah. Bagi saya, ini merupakan wadah aspirasi gagasan dan pak Melki berhasil menghimpun gagasan dari akar rumput,” kata Ketua DPRD Manggarai Barat, Blasius Jeramun dalam Dialog dan Sayembara Ayo Bangun NTT di Aula Asrama SMK St Theresia Nangalili, Labuan Bajo, Sabtu (20/5).

Ia mengatakan, NTT merupakan provinsi terbelakang dalam hal pembangunan, karena itu berbicara mengenai membangun NTT, maka harus memahami karakteristik daerah, terutama wilayah NTT yang merupakan daerah kepulauan.

“Pembangunan NTT ini harus dilihat potensi setiap wilayahnya. Pemimpin di NTT ini harus beritegritas, mempunyai karakter, mempunyai hati, dan energik, agar mampu melihat dan menjangkau masyarakat desa di wilayah kepulauan propinsi NTT,” tegas Blasius.

Ketua DPRD Mabar juga menuturkan, Melki Laka Lena layak memimpin NTT karena punya kedekatan dengan rakyat, yang dbuktikan dengan Dialog dan Sayembara Ayo Bangun NTT. “Pak melki pantas maju memimpin NTT karena dia sudah mampu turun mendengar suara dan aspirasi akar rumput. Ia juga berintegritas dan diharapkan tetap komit terhadap apa yang didengar dari akar rumput,” kata Blasius.

Ia juga berharap masyarakat sendiri bisa menilai secara cerdas figur siapa yang pantas membangun NTT. Sebab, pemimpin yang gagal juga menjadi kegagalan rakyat yang memilih. “Rakyat harus lebih cerdas menilai pemimpinnya, dan pak Melki sudah mendengar ide dan gagasan dari akar rumput untuk bisa dijadikan pedoman membangun NTT,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Manggarai Barat dari Fraksi PAN, Abdul Ganir, ketika diberi kesempatan bicara mengawali dengan sebuah pertanyaan reflektif; Apakah pemimpin daerah kita (NTT) ini sudah memberi keadilan bagi daerah ini”?

Sebab, menurut Abdul, Pemerintah Pusat sudah mengucurkan anggaran yang besar ke desa, tapi apakah masyarakat sudah siap mengawal anggaran tersebut, lantas apa yang masyarakat sudah buat untuk negara?

“Kadang pandangan masyarakat bahwa membangun daerah ini selalu menjadi tanggung jawab pemerintah”, ujarnya.

Abdul malah sepakat dengan konsep membangun daerah ini mulai dari desa. Sehingga masyarakat harus mengawal pembangunan di desa. “Ini tanggung jawab kita karena kerinduan besar dari pemerintah bahwa desa harus kuat,” kata Abdul..

Sementara itu, mantan anggota DPRD NTT, Thobias Wanus mengatakan, jika Melki Laka Lena dipercayakan memimpin NTT pada Pilgub 2018, maka ia berharap Melki menjadi gubernur yang sukses, bukan gubernur yang terpilih.

“Sehingga ketika datang ke Manggarai Barat, bapak Melki tidak menanyakankan berapa suara untuk pak Melki di Manggarai Barat. Itulah prinsip demokrasi yang benar, yang tidak membedakan. Sebab perbedaan itu  yang harus disyukuri. Karena penghambat pembangunan di NTT ini adalah pemimpin yang membedakan wilayah, suku, agama dan ras. Membangun NTT lewat keberagaman.Artinya, perbedaan itu mesti kita jadikan modal untuk membangun bukan untuk membatasi pembangunan,” tegasnya, mengingatkan.

Secara terpisah, Sr Prisanta Parera, CIJ, ketika mintai komentarnya, mengatakan, kegiatan Sayembara yang digelar Pak Melki Laka Lena, sangat berkualitas dan bermartabat dari aspek edukasi. “Anak-anak dididik bertanggung jawab dan disiplin dalam mengekspresikan bakat dan kemampuannya dalam bentuk debat atau paduan suara. Intinya, sayembara ini sangat mendidik,” kata Sr Prisanta.

Ia juga menilai, sayembara ini juga memberikan inovasi baru kepada anak-anak muda, termasuk pelajar, untuk bisa melakukan inovasi dengan terobosan baru sehingga menjadi generasi yang pada saatnya berguna bagi daerah. “Ini terobosan baru Pak Melki yang menyentuh dan mengasa logika dan wawasan anak-anak muda. Say aberharap, Pak Melki bisa menjadi pemimpin NTT yang selalu mendengar suara hati rakyatnya,” pesan Sur Prisanta.

Asal tahu, ketika tiba di Labuan Bajo, Melki Laka Lena disambut Ketua DPRD Manggarai Barat Blasius Jeramun di kediaman Camat Lembor, selanjutnya diarak menuju lokasi sayembara dalam iringan drumb band dari SMP Gaya Baru Nangalili dan SMK St. Thresia Nangalili.

Di lokasi kegiatan, rombongan Melki langsung disambut dengan ritual tua kapu dan nyanyian dari tim ronda dengan bahasa adat yang isinya mengajak semua masyarakat NTT selalu bersatu menjaga tanah kita (Propinsi NTT) yang kaya raya ini . (igo/jdz)