Pesan Jokowi: Natal Jadi Momentum Untuk Bersatu sebagai Satu Keluarga

by -127 views

Kupang, mediantt.com – Presiden Joko Widodo meminta hari raya Natal yang jatuh pada 25 Desember kemarin menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk bersatu sebagai satu keluarga.

Perbedaan agama, ras, hingga suku jangan sampai membuat Indonesia terpecah belah. “Dalam Natal ini, kita diingatkan kalau keluarga itu tak terbatas keluarga inti, ayah ibu dan anak, tapi juga keluarga lain dalam kesatuan Bangsa Indonesia sebagai keluarga Allah. Jadi Natal mengingatkan kita untuk hidup sebagai keluarga,” kata Jokowi dalam sambutannya di perayaan Natal Nasional, di Kupang, Senin (28/12).

Acara tersebut juga dihadiri Menteri Perdagangan yang juga Ketua Umum Panitia Perayaaan Natal Nasional Thomas Trikasih Lembong. Selain itu, turut hadir Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan para kabinet kerja lain, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Menurut Jokowi, sebagai satu keluarga, masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjadikan hidup ini makin baik untuk saling gotong royong. Masyarakat Indonesia juga diminta bersyukur merayakan Natal di negara yang menganut asas Bhinneka Tunggal Ika. “Kita ini Satu Nusa satu bangsa satu bahasa dan bukan satu agama,” ujar Jokowi.

Jokowi berpesan, agar ke depannya prinsip Bhinneka Tunggal Ika sebagai warisan nusantara ini terus dijaga oleh seluruh masyarakat. Indonesia yang adil dan berdaulat harus terus bergema di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jokowi mengatakan, merayakan Natal juga harus mengubah cara pandang, cara berpikir untuk menghayati nilai-nilai Pancasila. “Natal harus membawa revolusi karakter mental agar menjadi manusia baru yang berubah lebih produktif, lebih optimis, dan lebih bekerja keras. Bangsa ini sudah saatnya menanggalkan semua yang penuh kepalsuan dan kemunafikan, yang mementingkan diri sendiri, tapi harus menjadi insane Indonesia yang mandiri dengan mengedapankan nilai-nilai keutamaan, kepantasan dan toleransi. Natal juga harus membawa spirit kesahajaan, dan kesederhanaan serta saling berbagi,” tegas Jokowi dan menambahkan, Indonesia harus semakin damai, lebih adil, jujur dan sejahtera.

Acara juga dihadiri sekitar sepuluh ribu masyarakat NTT, baik dari umat Kristiani, Muslim, Hindu dan Budha.

Perayaan Natal Nasional kali ini mengambil tema “Hidup Bersama sebagai Keluarga Allah”. Toleransi dan keberagaman ditonjolkan dengan penampilan adzan yang dipadukan dengan Ave Maria hingga kasidah. (*/jdz)

Foto : Presiden Jokowi