Empat Anggota DPRD NTT Segera Diganti

by -124 views

Kupang, mediantt.com – Empat anggota DPRD NTT yang menyatakan maju dalam perhelatan Pilkada dan dinyatakan kalah, segera diganti atau di-pergantian antar waktu (PAW).. Salah satunya terlibat dalam kasus dugaan penggunaan Narkoba jenis Shabu-Shabu.

Keempat anggota yang diganti itu yakni Kornelis Soi dari Fraksi PDIP yang kalah dalam Pilkada Ngada, Thobias Wanus dari Fraksi PKB, kalah di Pilkada Manggarai Barat, dan Abraham Litinau yang juga kalah pada Pilkada Sumba Timur dan Antonio Soares dari Fraksi Gerindra.

“Ada tiga anggota DPRD yang kalah dalam Pilkada. Mereka akan diganti oleh anggota lainnya dari partai masing-masing, dan satunya terlibat dalam kasus dugaan penggunaan Narkoba,” kata Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno kepada wartawan,  Jumat (18/12).

Menurut Anwar, DPRD telah memroses pergantian antar waktu (PAW) keempat anggota dewan tersebut, dan hanya menunggu keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Untuk ketiga anggota DPRD NTT yang di PAW,  sebut dia, walaupun kalah, dirinya mengapresiasi ketiga anggota dewan itu sebagai petarung sejati, karena bersedia melepaskan jabatannya sebagai anggota DPRD NTT, dan bertarung di Pilkada.meskipun baru menjalani sebagai anggota DPRD kurang lebih 1 tahun.

Dalam Pilkada Ngada, Kornelis Soi yang berpasangan dengan Joseph Bei hanya meraih suara sebanyak 12.667 atau 16,52 persen. Mereka dikalahkan, Marianus Sae-Paulus Soliwoa yang meraih suara 52.164 atau 68,05 persen.

Anggota DPRD NTT, Tobias Wanus dan Fransiskus Sukmaniara juga kalah dan hanya meraih suara 15.216 atau 13,25 persen. Mereka dikalahkan calon petahan Agustinus CH. Dula dan Maria Geong dengan suara 29.205 atau 25,42 persen.

Serta, Abraham Litinau yang maju sebagai calon wakil bupati Sumba Timur berpasangan dengan Matius Kitu hanya meraih suara sebanyak 53.604 atau 45,15 persen. Mereka juga dikalahkan calon petahana Gidion Mbilijora dan Umbu Lili Pekuwali 65.120 atau 54,85 persen.  Tiga anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) diganti setelah menyatakan maju sebagai calon kepala daerah (Pilkada), dan kalah dalam Pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu. (che)

Foto : Anwar Pua Geno