Peserta Mancanegara Batal Ikut, Tour de Timor Siap Digelar

by -74 views

Kupang, mediantt.com – Tour de Timor yang rencananya dihelat pekan depan, dipastikan tidak akan diikuti peserta lomba dari mancanegara. Ini disebabkan oleh situasi politik di Tanah Air yang makin tak menentu, terutama rencana aksi demo pada 2 Desember mendatang, Meski demikian, Tour de Timor akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal, dengan titik star dari Motain, Belu dan finish di Kota Kupang.

“Iya, karena situasi politik di Tanah Air sedang tidak kondusif, terutama rencana demo pada 2 Desember, maka peserta dari mancanegara tidak bisa ikut. Isu politik ini ini sangat kecang di luar negeri yang dianggap tidak menjamin kenyamanan mereka,” tegas Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Welly R. Rohimone kepada wartawan, Jumat (25/11).

Menurut Welly, Tour de Timor akan dilaksanakan pada 20 November hingga 3 Desember 2016, dengan melintasi lima etape yakni dari Motaain, Belu, TTU, TTS, Kabupaten Kupang, dan finish di Kota Kupang.

“Tour de Timor tetap dilaksanakan, meski kita sedikit kecewa dengan keadaan ini tapi kami optimis tetap digelar. Peserta dalam negeri sendiri juga cukup banyak dan dipastikan Wakil Bupati Kediri ikut serta,” kata Welly, yang juga Ketua Panitia Tour de Timor 2016 ini.  

Welly juga mengatakan, di Kabupaten Kupang nanti, hanya singgah makan siang lalu lanjut menuju Kota Kupang. Di Kota Kupang lanjut dia, akan diadakan lomba bersepeda mengelilingi arena car free day, memperebutkan hadiah Rp 30-an juta.

Sekretaris Panitia, Eden Klakik, mengatakan, persiapan Tour de Timor hampir rampung.  “Persiapan sudah mencapai 85 persen, dan diharapkan akan rampung beberapa hari sebelum pelepasan peserta dari Motain, perbatasan Timor Leste-NKRI,” kata Eden.

Menurut dia, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan kabupaten/kota yang disinggahi peserta wisata Tour de Timor. Hasilnya, sebut dia, disepakati bahwa masing-masing daerah menanggung keamanan, galadiner dan kesehatan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Marius Ardu Jelamu, mengatakan, Tour de Timor kali ini berbeda dengan Tour de Flores. “Tour de Timor tahun ini lebih kepada touring saja, bukan balap sepeda seperti Tour de Flores. Jadi nanti lebih banyak spot-spot yang disinggahi. Ini kesempatan baik bagi peserta untuk bisa mengabadikan keindahan-keindahan alam di daratan Timor,” jelas Marius Jelamu.

Menurut dia, di Kefamenanu, Timor Tengah Utara, peserta juga akan melakukan hal yang sama seperti di Belu dan Malaka. Mereka akan mengunjungi destinasi-destinasi yang ada di Kefamenanu, lalu pada malam hari, Pemkab dan masyarakat setempat akan melakukan pagelaran kesenian dan budaya.

Lalu esok harinya, sebut dia, peserta menuju SoE, TTS, dengan agenda acara yang sama; pagelaran kesenian dan budaya TTS setelah seharian menikmati keindahan destinasi wisata di daerah itu.

Dari Soe, peserta menuju Kabupaten Kupang, dan menyinggahi spot-spot yang ada di sepanjang jalan, seperti Camplong, seterusnya menuju Kota Kupang, di alun-alun rumah jabatan Gubernur NTT. (jdz)

Foto : Ilustrasi Tour  de Flores.