Anggaran dan Perencanaan Pembangunan Harus Sinkron

by -25 views

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh jajaran menteri Kabinet Kerja tidak mengulangi tradisi lama dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan.

Instruksi itu disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas Kabinet Kerja yang membahas tentang Rancangan Instruksi Presiden tentang Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/4).

“Saya tidak mau mengulang lagi tradisi lama, di mana perencanaan dan penganggaran banyak dan ada yang tidak sambung, tidak sinkron antara yang direncanakan dan yang dianggarkan, sehingga tujuannya meleset dari sasaran yang ingin kita capai,” kata Presiden Jokowi.

Dia mengatakan, sinkronisasi perencanaan dan penganggaran pembangunan nasional merupakan kata kunci agar pembangunan nasional semakin efisien dan efektif.

Lebih lanjut dikatakan, dalam penyusunan program dan anggaran, setiap kementerian/lembaga (K/L) harus berpatokan pada aspek money follow program, bukan sebaliknya money follow function.

“Saya tekankan, seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Dan, sudah sering saya sampaikan bukan hanya kali ini bahwa money follow function, tapi kita harus money follow program. Perencanaan harus betul-betul terintegrasi, terkonsolidasi, terorganisasi antarsektor, antarwilayah, antara pusat dan daerah,” katanya. (invd/sp/jk)

Foto : Presiden Jokowi