Wabup Muh Nasir dan Forkopimda foto bersama lima calon jamaah haji.
LEWOLEBA, mediantt.com – Pemerintah Kabupaten Lembata secara resmi melepas keberangkatan lima orang Jamaah Calon Haji tahun 1447 H/2026 M. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Aula Anton Enga Tifaona, Rabu (6/5/2026), dipimpin Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir.
Kegiatan pelepasan ini dihadiri oleh Ketua dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kepala Kantor Kementerian Agama, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua MUI, FKUB, IPHI, serta tokoh agama dan masyarakat.
Tahun ini menjadi momentum bersejarah karena pelaksanaan ibadah haji untuk pertama kalinya berada di bawah naungan Kementerian Haji dan Umrah. Kelima jamaah yang diberangkatkan telah dinyatakan lolos seleksi dan memenuhi seluruh persyaratan administrasi, kesehatan, keuangan, serta telah mengikuti pembinaan manasik dan vaksinasi sesuai ketentuan.
Kelima jamaah tersebut diantaranya Ode Yusra dari Desa Balauring, serta Fatima Syamsudin Amung, Zakia Ahmad, Masyita Wahid Mado, dan Muhammad Alwan Abdul Hamid yang berasal dari Desa Kalikur.
Rangkaian perjalanan akan dimulai dengan keberangkatan menuju Kupang pada 7 Mei 2026, dilanjutkan ke Surabaya pada 9 Mei 2026 untuk masuk ke Asrama Haji Sukolilo pada 11 Mei 2026, sebelum akhirnya terbang menuju Tanah Suci pada 12 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menekankan aspek substansi yang menjadi kunci keberhasilan ibadah. Ia mengingatkan bahwa tantangan utama di Arab Saudi bukan hanya ritual, melainkan kondisi fisik dan kedisiplinan mengingat suhu udara yang dapat mencapai lebih dari 40 derajat Celcius.
“Kesehatan adalah modal utama. Saya minta seluruh jamaah menjaga kondisi fisik, mematuhi jadwal, dan selalu bergerak bersama rombongan. Jangan bepergian sendiri atau keluar dari jalur yang telah ditetapkan petugas,” tegas Wabup Nasir.
Wabup Nasir juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam penyelenggaraan haji sebagai tugas nasional. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah serta seluruh pihak yang telah bekerja keras memastikan pelayanan dan perlindungan maksimal bagi jamaah.
Ketua IPHI Kabupaten Lembata, H. Ahmad Yani Husein, dalam kesempatan tersebut menekankan makna spiritual perjalanan ini. Menurutnya, keberhasilan ibadah haji tidak hanya diukur dari kelancaran ritual, tetapi juga dari perubahan perilaku, akhlak yang lebih santun, dan kepedulian sosial yang tinggi setelah kembali ke masyarakat.
Acara ditutup dengan prosesi simbolis penyerahan lambang daerah oleh Wakil Bupati kepada Ketua Regu, didampingi oleh pimpinan instansi terkait, sebagai tanda resmi dilepasnya rombongan.
Pemerintah Kabupaten Lembata berharap seluruh jamaah diberikan kemudahan, kesehatan, dan keselamatan, serta dapat kembali ke tanah air dengan predikat Haji Mabrur dan Hajjah Mabrurah. (Lakonawa/Prokompimkablembata)
