Peringatan Hardiknas ke-67 di Roho, 2 Mei 2026.
ROHO, mediantt.com – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyampaikan pesan kuat dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 yang digelar di Lapangan Bola Desa Roho, Kecamatan Buyasuri, Sabtu (2/5/2026).
Di hadapan ribuan peserta yang terdiri dari jajaran Forkopimda, kepala sekolah, guru, dan masyarakat, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa kualitas pendidikan sangat bergantung pada peran pendidik.
“Guru hebat, Lembata kuat. Guru lemah, masa depan runtuh. Guru hebat bukan yang paling pintar, tetapi yang paling peduli terhadap murid-muridnya,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Acara yang dipimpin Bupati Kanis didampingi Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, ini juga menjadi momen pengumuman langkah strategis Pemkab Lembata untuk membenahi manajemen sekolah. Pemerintah daerah berencana melantik 179 guru yang akan ditugaskan sebagai kepala sekolah.
Pelantikan ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 dan ditargetkan menjadi penyegaran kepemimpinan demi mendorong peningkatan mutu pendidikan di seluruh penjuru Lembata.
Masuk 5 Besar di NTT
Bupati Kanis Tuaq melaporkan capaian membanggakan sektor pendidikan. Berdasarkan data Semester I Tahun 2026, pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan mencapai angka 71,48 dengan predikat Tuntas Pratama.
Pencapaian ini menempatkan Kabupaten Lembata di posisi lima besar terbaik dari total 22 kabupaten/kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Selain itu, sejumlah indikator positif juga tercatat: Pertama, Angka kekerasan fisik di sekolah mengalami penurunan. Kedua, Efektivitas pencegahan narkoba, rokok, dan minuman keras meningkat signifikan menjadi 68,1 persen. Ketiga, Kemampuan literasi siswa naik dari 63,98 persen menjadi 69,39 persen.
Tiga Fokus Utama 2026
Menghadapi tahun ajaran baru dan dinamika kemajuan zaman, Pemkab Lembata menetapkan tiga fokus utama pembangunan pendidikan: Pertama, Penguatan PAUD, SD, dan SMP. Menerapkan wajib belajar satu tahun prasekolah, meningkatkan mutu pembelajaran, serta intensifkan try out dan ujian sekolah.
Kedua, Infrastruktur dan Digitalisasi.
Mempercepat rehabilitasi gedung sekolah dan mendistribusikan bantuan perangkat digital secara bertahap, termasuk papan tulis interaktif dan laptop.
Ketiga, Kolaborasi Lintas Sektor. Memperkuat kerja sama dalam pencegahan kekerasan terhadap anak, peningkatan literasi, layanan kesehatan sekolah, hingga pemerataan fasilitas di daerah terpencil.
Peringatan Hardiknas tahun ini terasa istimewa karena digelar di Desa Roho, Kecamatan Buyasuri, wilayah yang memiliki nilai historis bagi Bupati Kanis Tuaq.
“Di daerah ini, tepatnya di SDK Leudawan, saya pernah menimba ilmu sejak kecil. Karena itu, momentum ini terasa sangat istimewa,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghargai jasa para guru dan tidak membiarkan satu pun mimpi anak Lembata terhenti karena keadaan.
“Mari kita jaga pendidikan dengan hati, karena di ruang kelas hari ini sedang dibentuk masa depan Lembata esok hari,” tutupnya.
Acara yang mengusung tema ‘Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua Menuju Lembata Berinovasi, Cerdas Digital, dan Berakar Budaya’ ini ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba tingkat kabupaten. (Lakonawa/Prokompimkablembata)
