Warga TTS Tidak Bakal Kecewa Jika Memilih Viktor Laiskodat

by -111 views

O’BESI – Politisi perempuan asal TTS yang juga Sekretaris Partai Golkar NTT, Inche Sayuna, mengajak warga TTS untuk tidak memilih orang yang salah dalam Pilgub NTT 27 Juni nanti. Kata Inche, jangan membagi suara orang Timor pada orang yang salah

“Jangan pernah membagi suara orangTimor pada orang yang salah. Sebab, jika masyarakat tidak jeli melihat figur yang tepat, maka Provinsi NTT dan Pulau Timor pada khususnya akan tetap terkekang dan tersandera oleh berbagai ketertinggalan dan keterbelakangan,” kata Srikandi Golkar ini pada kampanye terbatas untuk pasangan Victory-Joss di Desa O’besi, Kecamatan Molo Utara, Kabupaten TTS, Jumat (2/3/2018).

Ia menjelaskan, saat ini ada empat calon yang maju dan di dalamnya ada putra dan putri yang berasal dari Pulau Timor. “Saya jamin dengan memberi suara kepada Viktor Bungtilu Laiskodat maka orang Timor tidak akan kecewa sebab dia adalah putra terbaik yang lahir dari rahim Pulau Timor,” kata Inche.

Ince juga secara jujur mengakui bahwa pada saat Viktor Laiskodat maju bertarung pada Pilgub NTT 2003 yang dipilih DPRD 15 tahun silam, Viktor kalah satu suara dari almarhum Piet Aleksander Tallo. Dan, “Satu suara yang tidak memilih Viktor waktu itu adalah saya, yang saat itu sebagai anggota DPRD NTT,” katanya jujur.

Alasannya, sebut dia, karena saat itu ia belum mengenal Viktor Laislodat yang ketika itu masih sangat muda. “Kini dari hati yang terdalam saya mendukung penuh Pak Viktor Laiskodat sebab sudah saatnya dia memimpin NTT,” kata Ince.

Siapkan Fondasi

Sementara itu, Cagub Viktor Laiskodat menegaskan, ia maju bertarung di Pilgub NTT untuk menyiapkan fondasi bagi generasi NTT yang mampu menghadapi masa depan melalui pendidikan dan keterampilan.

“Saya datang bertarung di Pilgub NTT untuk mempersiapkan fondasi masa depan bagi anak-anak NTT melalui pendidikan dan ketrampilan. Jika kita tidak mempersiapkan masa depan anak-anak kita maka mereka akan tergilas oleh laju zaman,” kata Viktor Laiskidat dalam orasi politiknya saat kampanye terbatas di Desa O’besi, Jumat (2/3/2018).

Viktor mengatakan, seseorang harus memiliki dan memenuhi beberapa kriteria jika ingin menjadi pemimpin agar mampu membawa kesejahteraan untuk masyarakat dan kemajuan bagi sebuah daerah.

Viktor menguraikan, kriteria pertama, seorang pemimpin harus memiliki kekuatan spiritual. “Pemimpin harus kuat terhadap berbagai godaan dan dia harus membentengi diri dengan kekuatan spriritual yang tinggi. Tanpa itu, pemimpin akan mudah tergoda dan jatuh dalam berbagai cobaan,” kata Viktor.

Kriteria kedua, sebut Viktor, adalah harus cerdas. Tanpa kecerdasan yang cukup, mustahil seorang pemimpin mampu membawa perubahan. “Pemimpin itu adalah tempat berkeluh kesah jutaan rakyat dengan berbagai persoalannya. Jika pemimpin tidak cerdas maka harapan masyarakat untuk sebuah perubahan hanyalah mimpi belaka,” ujar Viktor.

Kriteria ketiga, lanjut dia, seorang pemimpin harus sehat rohani dan jasmani. Londisi wilayah NTT yang luas dan terdiri dari kepulauan, membutuhkan pemimpin yang kuat secara jasmani. “Kalau pemimpinnya tidak sehat bagaimana dia bisa masuk keluar desa untuk melihat kondisi masyarakat,” jelas Viktor.

Kriteria keempat, jelas Viktor, harus bisa dipercaya dan memiliki koneksi yang luas. Seorang pemimpin harus dipercaya tidak saja oleh rakyat yang memberi legitimasi saat Pilgub, tapi juga kepercayaan dari pemerintah pusat maupun para investor. Pemimpin juga harus memiliki koneksi yang kuat secara nasional maupun internasional sehingga mampu mendatangkan investor untuk membangun NTT.

“Jika seorang pemimpin tidak dipercaya maka bagimana dia bisa mendatangkan anggaran bagi daerah yang sudah sulit ini. Dan kalau pemimpin tidak punya koneksi maka jangan berharap mampu melakukan percepatan pembangunan. Untuk itu, saya menunggu mandat dari bapak ibu di TTS, apakah memberi kepercayaan pada saya dan pak Josef pada 27 Juni nanti, untuk memimpun daerah ini,” harap politisi NasDem ini. (jdz)