Pendaftaran SBMPTN 2017 Sudah Dimulai

by -139 views

JAKARTA – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 dibuka mulai hari ini. Tahun ini kuota penerimaan mahasiswa baru dari jalur ujian itu ialah 128.085 kursi, tersebar di 85 PTN seluruh Indonesia. “Adik-adik sudah bisa mendaftar untuk ikut SBMPTN mulai besok (hari ini). Ada dua pilihan tes, berbasis kertas dan komputer (computer based test/CBT),” ujar Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti), Prof Intan Ahmad, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/4).

Ia menjelaskan pendaftaran SBMPTN dilakukan secara daring. Siswa kelas XII dan alumnus SMA/sederajat bisa mempelajari tata cara pendaftaran secara lengkap pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id. “Kami imbau jangan seperti tahun-tahun lalu, menunda-nunda pendaftaran menjelang tutup,” imbuhnya. Dengan lebih rinci, ia menjelaskan pendaftaran SBMPTN tahun ini dimulai pada hari ini pukul 08.00 WIB dan akan ditutup pada 5 Mei 2017 pada pukul 22.00. Ujian tulis dilakukan pada 16 Mei 2017 dan ujian keterampilan pada 17 Mei 2017. Pengumuman hasil seleksi SBMPTN dilakukan pada 13 Juni 2017.

SBMPTN 2017 dapat diikuti siswa lulusan 2015, 2016, dan 2017 dari SMA/SMK/MA serta lulusan program Paket C. Peserta dapat memilih program studi sebanyak-banyaknya tiga, dengan ketentuan peserta yang hanya memilih satu program studi dapat memilihnya di PTN mana pun. Sementara itu, untuk peserta yang memilih dua program studi atau lebih, salah satu pilihannya harus ada di PTN tempat peserta mengikuti ujian. Selanjutnya, pilihan program studi yang lain dapat berada di PTN wilayah lain.

Terkait dengan SBMPTN berbasis komputer atau CBT, Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2017, Prof Ravik Karsidi, menjelaskan, pihaknya menargetkan 30 ribu peserta SBMPTN mengikuti pilihan tes tersebut. “Jumlah itu lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 2.500 peserta,” ujar Ravik. SBMPTN merupakan satu di antara tiga jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru PTN dengan daya tampung minimum 30% dari daya tampung di setiap PTN. Dua jalur seleksi lainnya ialah seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) yang didasarkan pada prestasi siswa serta ujian mandiri.

Beasiswa bidik misi

Pembiayaan penyelenggaraan SBMPTN dibebankan kepada peserta seleksi dan disubsidi Kemenristek dan Dikti. Sementara itu, peserta SBMPTN dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai prestasi akademik tinggi dapat mengajukan dana bantuan biaya pendidikan bidik misi. “Tahun ini ada kuota 80 ribu siswa yang akan dibiayai untuk pendaftaran SBMPTN dan kalau lolos seleksi uang kuliah sampai sarjana juga akan ditanggung. Mereka harus daftar di web dan akan diseleksi,” ujar Intan.

Ia menambahkan, upaya peningkatan sistem pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru terus dilakukan. Direncanakan, tahun depan SBMPTN juga mencakup program diploma yang ada di politeknik. “Jadi, nanti di tahun depan cakupannya lebih banyak. Politeknik akan melibatkan tim ahli untuk membuat desain seleksi sedemikian rupa agar bisa mendapatkan mahasiswa dengan keterampilan yang sesuai,” ujar Intan. (ant/mi/jdz)