Kompetensi Guru Perlu Ditunjang dengan Literasi

by -105 views

Kupang, mediantt.com – Kantor Bahasa NTT mulai memberkan pencerdasan kepada para guru. Salah satunya mendukung peningkatan kompetensi guru yang perlu ditunjang dengan literasi dan pengetahuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Salah satu faktor kurangnya kompetensi guru adalah minim literasi dan pengetahuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar, termasuk pemahaman bahasa anak. Karena itu, Kantor Bahasa NTT hadir juga untuk meningkatkan kompetensi guru agar memiliki literasi dan kemampuan bahasa Indonesia yang baik dan benar,” kata Kepala Kantor Bahasa NTT, Valentina L. Tanate, kepada mediantt.com, di ruang kerjanya, Rabu (29/3).

Ia mengatakan, salah satu langkah konkrit yang akan dilakukan adalah menggelar Lokakarya Peningkatan Kompetensi Guru untuk seluruh kabupaten/kota se-NTT.

“Kita akan lakukan penyuluhan/lokakarya kepada 1500 guru di NTT, karena rendahnya hasil Ujian Nasional dan Uji Kompetensi. Setelah dilakukan analisis terhadap hubungan antara hasil ujian anak dan penyuluhan kepada para guru sehingga dapat menjawab kebutuhan guru,” tegas Valentina.

Ia juga menyebutkan, konsentrasi program besar Kantor Bahasa NTT tahun 2017 yaitu pemerataan kegiatan di seluruh kabupaten/kota, tidak hanya terpusat di Kota Kupang. “Program besar kita di tahun 2017 akan kita laksanakan di semua kabupaten,” ujarnya.

Khusus untuk Kabupaten Kupang, jelas dia, akan dilaksanakan kegiatan Bengkel Sastra, sementara di Kota Kupang diselenggarakan Semarak Bulan Bahasa pada Oktober 2017, dengan konsep sama seperti tahun-tahun sebelumnya, berupa cerdas cermat bahasa, lomba bercerita, yang akan dilengkapi dengan lokakarya peningkatan kompetensi guru untuk semua kabupaten/kota.

“Kegiatan Bengkel Bahasa juga dilaksanakan di Kabupaten Ende, di Kabupaten Sikka dilakukan pelatihan menulis opini dan jurnalistik, sementara di Belu dilaksanakan Bengkel Sastra dan Literasi Perbatasan,” tegas Valentina. (rony)

Foto : Kepala Kantor Bahasa NTT, Valentina L. Tanate.