Pengusaha Sapi Tak Gunakan Kapal Pemda Karena Rugi

by -105 views

Kupang, mediantt.com – Para pengusaha sapi di NTT merasa tidak ada keuntungan menggunakan kapal milik pemerintah daerah, Camara Nusantara, untuk mengirim sapi ke Jakarta. Sebab, terjadi selisih harga daging dalam penjualan yang mencekik.

Buse Frans, salah satu pengusaha sapi di NTT kepada wartawan, Selasa (26/1) menuturkan, saat ini stok sapi masih mancukupi untuk dilakukan pengiriman ke Jakarta. Namun sebagai pengusaha yang ditunjuk oleh pemerintah, ia belum ahli dalam hal itu.

“Saya minta agar usaha sapi ini harus dievaluasi kembali agar tidak terlalu merugikan para pengusaha, “ kata Buce.
Menurutnya, kapal ternak Camara Nusantara milik Pemda sangat membantu karena mengurangi resiko kecelakaan pada ternak.  Kapal dengan fasilitas lengkap ini sangat diharapkan oleh pengusaha sapi. Namun, selisih harga ini membuat pengusaha enggan untuk menggunakan jasa kapal elit ini.

“Kami senang sekali ada kapal dari pemerintah dengan fasilitas yang cukup lengkap. Tapi sayangnya, karena selisih harga kami enggan gunakan jasa kapal milik Pemda itu,“ tegasnya.

Menurutnya, peternak sapi di NTT siap memenuhi stok sapi ke Jakarta setelah sebelumnya terhenti akibat persoalan harga. Persoalan harga ini membuat pengusaha sapi masih bertahan menggunakan jasa pengiriman sapi dengan kapal barang  guna mengurangi kerugian yang cukup berlebihan.

Saat ini, lanjut dia, stok sapi yang akan dikirim untuk memenuhi stok daging sapi di Jakarta masih sangat mencukupi, namun penetapan harga yang akan menggunakan kapal ternak Camara Nusantara 1  dinilai belum memberikan keuntungan bagi para pengusaha sapi di NTT.
Untuk itu, selama ini pihak pengusaha lebih memilih menggunakan kapal barang yang akan dijual kepada pengusaha lain yang dianggap memiliki kecocokan harga. Sebelumnya pengiriman sapi dijadwalkan awal Februari 2016 sekitar 450 ekor menggunakan kapal ternak Camara Nusantara 1. (che)

Foto : Kawanan ternak sapi.