Dua Batalyon Dikirim Jaga Perbatasan RI-RDTL

by -65 views

Kupang, mediantt.com – Terhitung mulai awal Desember 2014, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat akan menempatkan dua Batalyon untuk menjaga wilayah perbatasan RI-Timor Leste, menggantikan Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) asal Nusa Tenggara Barat yang purna tugas. Dua Batalyon itu adalah Yonif 514 Kostrad dan Yonif 744 Satya Yudha Bhakti (SYB).

Kepada Wartawan di Kupang, Rabu (26/11), Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang Brigjen Achmad Yuliarto menjelaskan , Yonif 514 akan menempati pos TNI di sepanjang garis perbatasan Kabupaten Timor Tengah Utara dan Kabupaten Kupang yang berbatasan dengan Distrik Oekusi, Timor Leste, serta pos TNI di Kabupaten Malaka. Adapun Yonif 744 menempati pos di perbatasan wilayah Kabupaten Belu.

“Personel dari dua Yonif ini masing-masing 350 orang, jumlahnya sama persis personel TNI yang bertugas di perbatasan sebelumnya,” katanya.

Personel TNI yang bertugas di garis perbatasan, sebut dia, bertanggungjawab mengamanakan patok perbatasan, mengawasi jangan sampai ada kegiatan ilegal seperti penyerobotan wilayah, penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi serta kegiatan sosial.

Penempatan dua batalyon di perbatasan tersebut merupakan pertama kalinya setelah sebelumnya pengamanan perbatasan RI-Timor Leste dipercayakan kepada satu batalyon dengan masa tugas selama satu tahun.

Kepala Penerangan Korem 161 Wirasakti Mayor Arwan mengatakan, pasukan Yonif 514 tengah dalam pelayaran dari Jawa Timur ke Kupang yang dijadwalkan tiba akhir bulan ini di Pangkalan TNI Angkatan Laut VII Kupang. Pasukan akan diberangkatkan dengan jalan darat untuk ditempatkan di pos masing-masing di perbatasan.

Adapun pasukan Yonif 744 yang bermarkas di Atambua, Kabupaten Belu mulai bertugas setelah upacara pergantian pasukan pengamana perbatasan pada Rabu. “Pergantian pasukan bertahap karena menunggu kedatangan pasukan dari Yonif 514,” ujarnya. (jdz)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments