LEWOLEBA, mediantt.com – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, mengingatkan pentingnya pengelolaan air Waikomo yang adil dan efisien untuk mendukung pertanian di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati Kanis dalam acara pengukuhan pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Aubala Daerah Irigasi Waikomo untuk masa bakti 2026-2030, di area persawahan Watotena, Kelurahan Lewoleba Barat, Senin (2/3/2026).
Meskipun acara berlangsung sederhana, namun kehadiran Bupati Kanis dan sejumlah tokoh penting daerah, termasuk Wakil Ketua II DPRD, Gewura Fransiskus, Ketua Fraksi Golkar, Petrus Gero, Anggota Komisi II DPRD yang juga Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Lembata, David Blasius Huklele Gole serta perwakilan PT SMJ Lembata, Stanis Kebesa Langoday, menunjukkan komitmen kuat semua stakeholder di daerah dalam mendukung eksistensi dan kerja P3A di lapangan.
Hal ini mengingat ke depan, diproyeksi akan semakin krusial tanggung jawab pengurus P3A seiring dengan kebutuhan modernisasi irigasi, peningkatan produktivitas pangan, dan adaptasi perubahan iklim.
P3A yang berlandaskan gotong royong dan berwawasan lingkungan, akan memainkan peran penting, bertindak sebagai ujung tombak dalam pengelolaan jaringan irigasi tersier di lahan basah Waikomo.
Bupati Kanis dalam sambutannya mengatakan,pengukuhan ini bukanlah titik akhir, melainkan titik awal dari tanggung jawab besar yang harus diemban oleh pengurus P3A.
Ia mengingatkan pengurus yang baru dilantik agar mengemban amanah untuk mengelola distribusi air secara transparan, memelihara jaringan irigasi, dan menjalin komunikasi yang baik dengan para petani.
Tanggung jawab ini, menurut Bupati, sangat menentukan keberlanjutan dan kemajuan sektor pertanian di Lembata, khususnya di Waikomo.
Bupati Kanis juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang adil dalam mengatur distribusi air, mengingat daerah irigasi Waikomo mencakup 8 kelompok tani yang bergantung pada pasokan air untuk keperluan pertanian mereka.
“Tugas pengurus P3A tidak hanya untuk mengelola sumber daya alam ini dengan bijaksana, tetapi juga untuk menjaga kesatuan dan kekompakan antar petani,” ujarnya.
Ia juga berharap, pengurus P3A dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kemajuan sektor pertanian.
Selain itu, Bupati Kanis juga menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lembata terhadap penguatan kelembagaan P3A melalui pembinaan yang terus menerus, pendampingan dari OPD teknis, serta sinergi program lintas sektor.
Acara diakhiri dengan dialog langsung antara pemerintah dan para petani, memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan aspirasi dan tantangan yang dihadapi dalam mengelola irigasi di wilayah mereka.
Pengukuhan ini menjadi momen penting bagi petani di Waikomo, yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi peningkatan hasil pertanian, dengan fokus pada pengelolaan air yang lebih baik dan berkelanjutan. (Lakonawa/Prokompimkablembata)
