Kota Kupang Borong 2 Penghargaan Nasional, Walikota Christian Bawa Pulang Rp1 Miliar dan 250 Bedah Rumah

oleh -94 Dilihat

JAKARTA, mediantt.com – Kota Kupang meraih pengakuan ganda di tingkat nasional. Dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Kota Kupang menyabet dua penghargaan sekaligus untuk Regional Maluku, NTB, NTT dan sekitarnya, yakni Terbaik III kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan dan Terbaik II kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kota.

Penghargaan tak hanya trofi, tapi manfaat konkret. Kategori kesehatan berbuah insentif fiskal Rp1 miliar, sementara kategori perumahan mendapat dukungan 250 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk bedah rumah.

Penghargaan diserahkan di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (17/9), dalam acara Kemendagri RI bersama TV One. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, hadir langsung menerima penghargaan.

Penghargaan kesehatan diserahkan Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifki Nizami Karsayuda, sementara penghargaan perumahan diserahkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Hadir Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan sejumlah menteri kabinet.

Untuk kategori kesehatan tingkat kota, Kota Bima Terbaik I, Mataram Terbaik II, dan Kupang Terbaik III. Penilaian mencakup akses layanan kesehatan, kepesertaan JKN, sanitasi layak, hingga inovasi pelayanan inklusif. Di tingkat provinsi, NTT meraih Terbaik I.

Pada kategori Program 3 Juta Rumah tingkat kota, Mataram Terbaik I, Kupang Terbaik II, dan Ternate Terbaik III.

Mendagri Tito menegaskan, pendidikan, kesehatan dan perumahan adalah standar pelayanan minimal yang wajib dipenuhi daerah. Penilaian dilakukan objektif bersama kementerian terkait untuk memacu peningkatan pelayanan publik.

Pemimpin Redaksi TV One, Lalu Mara Satriawangsa mengatakan, apresiasi tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kreativitas, inovasi dan kerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Penghargaan atau apresiasi ini bukan akhir dari sebuah pengabdian,” demikian pesan yang disampaikan dalam acara tersebut.

Wali Kota Christian Widodo mengatakan penghargaan ini adalah dorongan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga.

“Penghargaan ini bukan sekadar trofi. Ini dorongan bagi kami untuk memastikan pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat. Pelayanan bukan soal berapa banyak fasilitas dibangun, tapi seberapa banyak warga yang merasa dilayani dan tidak ditinggalkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, jika hari ini dapat penghargaan, besok pekerjaan justru semakin besar karena harus kembali ke masyarakat dalam bentuk pelayanan yang lebih baik.

Menurutnya, ukuran keberhasilan pelayanan publik pada akhirnya bukan hanya dilihat dari banyaknya fasilitas atau program yang dimiliki pemerintah, tetapi dari dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan pada akhirnya bukan hanya tentang berapa banyak fasilitas yang dibangun, tetapi tentang seberapa banyak masyarakat yang merasa dilayani, terlindungi dan tidak ditinggalkan,” katanya.

Ia menegaskan, capaian tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya dua penghargaan tersebut memiliki arti strategis karena menyentuh dua kebutuhan paling mendasar masyarakat, hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan hak untuk memiliki tempat tinggal yang layak.

Selain kategori kesehatan dan Program 3 Juta Rumah, Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 juga memberikan penghargaan pada kategori Akses dan Pelayanan Pendidikan serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. (*/jdz)