Gedung SKO San Bernardino Diresmikan, Bupati Kanis Janji Bantu Infrastruktur Penunjang

oleh -407 Dilihat

LEWOLEBA, mediantt.com – Sebuah langkah besar untuk dunia pendidikan olahraga di Kabupaten Lembata ditandai dengan peresmian gedung baru Sekolah Menengah Atas Keberbakatan Olahraga (SMAS KO) San Bernardino di Bukit Lamahora, Lewoleba Timur, Kamis (1/5).

Peresmian ini dihadiri langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq dan Anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L. Hamzah, yang berkesempatan menandatangani prasasti dan membuka selubung nama sekolah sebagai bukti gedung sekolah resmi dipakai untuk proses belajar mengajar bagi siswa.

Kehadiran kedua tokoh penting Lembata ini sebagai bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan generasi muda lewat pendidikan dan olahraga.

Gedung sekolah yang berdiri kokoh di atas cadas batu kali mati ini menjadi simbol perjuangan tujuh pendiri yayasan yang berangkat dari keterbatasan namun memiliki hati dan semangat besar untuk mencerdaskan anak-anak Lembata.

Ketua Yayasan Koker Niko Beeker, Robert Balla, mengatakan, pembangunan gedung ini menghabiskan dana kurang lebih Rp1,1 miliar, dimana dana awal Rp400 juta digunakan untuk pembelian dan pembebasan lahan, sedangkan Rp700 juta untuk biaya pembangunan gedung.

Selain itu, Robert Balla juga melaporkan rencana sekolah ke depan. Rencananya pembangunan asrama siswa pada tahun 2026 akan segera dikerjakan oleh pihak sekolah.

Anggota DPR RI, H. Sulaeman L. Hamzah dalam sambutannya menyoroti fenomena yang terjadi akhir-akhir ini di kalangan remaja.
Dia menyampaikan keprihatinannya atas maraknya kasus bunuh diri di kalangan remaja Lembata. Karena itu, sebut dia, perlu ada ruang-ruang kreatif seperti SKO ini untuk menampung potensi anak muda agar tidak kehilangan arah.

“Anak-anak kita butuh harapan, butuh tempat menyalurkan bakat dan energi mereka. Dan sekolah ini adalah jawabannya,” tegasnya.

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pemerintahan Bupati Kanis Tuaq dan Wakil Bupati Nasir yang baru, dalam upaya membangun Lembata lebih baik meski tantangan fiskal cukup berat.

Khusus di bidang pendidikan, dia menekankan pentingnya perhatian serius terhadap pembangunan SDM dan infrastruktur sekolah, termasuk akses jalan ke SKO San Bernardino yang masih belum memadai.

Sementara itu, Bupati Kanisius Tuaq dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga bisa meresmikan sekolah ini, yang menjadi peresmian perdana sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Dia berjanji akan memberikan perhatian khusus terhadap penyelesaian pembangunan sekolah, termasuk infrastruktur penunjang lainnya seperti jalan, yang tentunya disesuaikan dengan segala keterbatasan yang dimiliki pemerintah saat ini karena efisiensi anggaran.

“Sekolah ini bukan hanya bangunan, tapi wujud nyata gotong royong dan cita-cita besar untuk masa depan anak-anak Lembata,” ujarnya.

Bupati juga memotivasi para siswa SKO agar terus berlatih dan mengukir prestasi, membawa nama Lembata bersinar di tingkat nasional.

Terkait maraknya aksi bunuh diri di kalangan remaja, Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi dan mendengarkan suara anak-anak, memberikan ruang bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang positif.

Dalam momen yang penuh haru dan semangat tersebut, istri dari H. Sulaeman L. Hamzah, Ny. Siti Rukiah, turut menyerahkan cinderamata berupa bantuan dana secara simbolis kepada Ketua Yayasan di hadapan peserta talk show, sebagai wujud dukungan dari para donatur terhadap keberlanjutan sekolah ini.

Bagi publik, peresmian SKO San Bernardino bukan sekadar seremoni, tapi tonggak sejarah lahirnya harapan baru bagi pendidikan dan olahraga di tanah Lepan Batan. Sebuah bukti bahwa dengan kolaborasi, impian sebesar apa pun bisa terwujud. (baoon)