Uskup Turang Lantik Pengurus WKRI DPD NTT

by -76 views

Kupang, mediantt.com – Uskup Agung Kupang, Mgr Petrus Turang, Pr, melantik pengurus Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) DPD NTT masa bhakti 2018-2023. Pelantikan ini dilakukan dalam ekaristi kudus di Gereja Paroki Sta Maria Asumpta, Kota Baru Kupang, Minggu (20/8).

Uskup Turang berpesan agar Wanita Katolik harus terus menunjukkan eksistensi dan keberpihakan kepada semua golongan. “Harus menjadi perempuan yang tak pernah henti berjuang,” kata Uskup Turang.

Usai pelantikan, WKRI NTT juga melaunching Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Dharma Ibu WKRI NTT oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Gubernur yang bertekad menjadikan NTT sebagai Provinsi Koperasi ini menghimbau agar setiap anggota menghindari pinjaman untuk bayar uang sekolah anak, tapi bisa meminjam dari koperasi untuk hal-hal produktif demi keberlanjutan ekonomi keluarga. Dan pinjaman wajib diangsur kembali.

Untuk itu, sebut dia, perlu ada pendampingan bagaimana usaha produktif yang dilakukan anggota bisa sukses. “Ini untuk menjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitas KSP Dharma Ibu itu sendiri,” katanya.

Frans juga berharap agar Koperasi Dharma Ibu ini dibuat sebagai wadah untuk menggalang kerukunan dan bukan sebaliknya. Artinya, ketika belum ada uang maka semua anggota kompak, namun ketika terlihat ada uang mulai ada keributan.

“Uang dapat mengubah perilaku seseorang. Di WKRI tidak boleh terjadi demikian, KSP Dharma Ibu WKRI bukan hanya untuk gagah-gagahan, namun di KSP Dharma Ibu harus memiliki semangat cinta kasih dan berbagi kasih,” tandas Gubernur Lebu Raya.

Sementara itu, Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang dalam sambutannya mengatakan, KSP Dharma Ibu ini dibuat untuk mengangkat harkat dan martabat anggotanya. Untuk itu, setiap anggota akan menjadi entrepreneur dalam iman. “Koperasi harus dibuat dengan benar. Untuk itu setiap anggota WKRI harus sungguh-sungguh keluar dan berhubungan serta membangun jejaring dengan orang lain,” saran Uskup.

Hal ini, menurut Uskup Turang, bukan saja untuk pengembangan kemampuan tetapi mampu melaksanakan sesuatu untuk memberikan keselamatan dan keharmonisan untuk menampilkan keharmonisan hidup dengan orang lain. “Jangan jadi wanita yang hanya tidur tetapi harus bangun untuk membangun kehidupan yang lebih baik,” kata Uskup Turang.

Ketua Presidium WKRI DPD NTT, Ursula Dando Lio, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah membantu kehadiran WKRI NTT. Ia juga berharap untuk terus mendukung WKRI dalam berbagai kegiatannya terutama dalam keberlangsungan KSP Dharma Ibu ke depan.

Launching KSP Dharma Ibu WKRI DPD NTT ini dilaksanakan dalam rangkaian HUT ke-93 WKRI, Hari Santa Anna Tahun 2017 dan Pelantikan Pengurus WKRI DPD NTT Periode 2017 s.d 2022. Acara ini dihadiri 300 undangan dari unsur legislatif, pemerintah, para pengusaha, ormas Katolik, organisasi perempuan dan anggota WKRI dari berbagai cabang di 22 kabuaten/kota. (jdz)