Persebata Pulangkan Rote Ndao dan Loloskan Perseftim

by -165 views

ENDE – Tim Persebata Lembata ternyata masih menunjukkan performa terbaik di Grup C Turnamen El Tari Memorial Cup 2017. Dalam laga sengit Rabu (2/8) petang di Stadion Marilonga Ende, Laskar Ikan Paus yang ditukangi Welem Senegal, berhasil menang 3-2 atas Perserond Rote Ndao. Itu artinya, Persebata memaksa Rote Ndao angkat koper dari Kota Ende. Menariknya, kemenangan Persebata ini membantu meloloskan Perseftim Flotim ke babak delapan besar. Sementara Persebata harus menanti dengan cemas, hasil pertandingan antara Perse Soe dengan Sumba Barat Daya, yang baru akan bermain malam ini.

Seperti dilaporkan dari Stadion Marilonga Ende, sejak kick off pertandingan antara Persebata dan Perseftim berlangsung dalam suasana yang panas diwarnai dengan permainan keras menjurus kasar oleh Rote Ndao.

Hingga pluit panjang dibunyikan wasit tanda berakhirnya babak pertama, kedua tim mencatat kedudukan 1-2 untuk keunggulan sementara Persebata Lembata. Permainan menawan yang ditampilkan anak-anak Lembata dengan bola-bola pendek, dan sentuhan satu-dua memanfaatkan ruang-ruang sempit di antara pemain lawan, membuat tim ini sanggup bangkit mengejar ketertinggalan di awal pertandingan.

Di babak pertama, Rote Ndao unggul lebih dahulu melalui tembakan first time dari tengah lapangan, saat permainan belum lama dimulai. Penjaga gawang Lembata gagal mengantisipasi tembakan jauh dan Perserond unggul 1-0. Lembata tetap tampil dengan performanya dan beberapa kali mengancam gawang Rote Ndao dengan struktur serangan yang dibangun apik dari kaki ke kaki. Tidak lebih dari 10 menit berselang dari gol pertama, terciptalah gol kedua oleh pemain Persebata. Kedudukan imbang, 1-1.

Persebata tampil dengan corak permainan yang tidak terpaut jauh dengan performa mereka ketika berhadapan dengan Sumba Barat Daya, sebelumnya. Berbeda dengan lawan yang selalu memainkan bola-bola panjang sembari memanfaatkan postur pemain Persebata yang lebih pendek, Lembata justru konsisten dengan gaya permainan tiki-taka, dari kaki ke kaki yang kerap membuat penonton berteriak tak sabar.

Tak lama, kurang dari 5 menit setelah gol balasan Persebata tercipta, penjaga gawa Perserond kembali harus memungut bola di dalam gawangnya setelah Persebata kembali menciptakan gol kedua. Persebata unggul diikuti dengan tensi permainan yang semakin tinggi, dimana beberapa kali Perserond menekan di area pertahanan Lembata.

Memasuki babak kedua, Perserond tetap melancarkan serangan sembari memberikan tekanan dalam bentuk gaya permainan yang menjurus kasar. Beberapa kali terlihat pemain Persebata terkapar di lapangan. Hingga pelanggaran yang dilakukan di kotak pinalti oleh pemain belakang Perserond melahirkan pinalti untuk Persebata dan terciptalah gol ketiga merubah kedudukan menjadi 1-3 untuk Persebata.

Rote Ndao memiliki peluang memperkecil ketinggalan ketika body charge yang dilakukan kiper untuk menjaga areanya diganjar pinalti oleh wasit. Pemain Rote Ndao mengambil tendangan pinalti namun bola yang menyasar sudut kiri gawang berhasil ditepis keluar oleh penjaga gawang Lembata yang tampil gemilang petang ini.

Perserond berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 2-3 setelah 10 menit sebelum pertandingan berakhir gawang Persebata dibobol oleh serangan yang dilancarkan dari sisi kiri gawang.

Pertandingan ini menjadi penentu tiket kepulangan Rote Ndao dengan hanya mengoleksi 4 poin, sementara Persebata mencatat 6 poin dan menunggu hasil pertandingan Sumba Barat Daya dan Soe malam ini. Jika SBD vs Soe berakhir imbang maka Perseftim Flotim bersama adiknya Persebata Lembata akan maju ke babak 8 besar. (floreskita/jdz)