Siflan dan Nasdem Didesak Minta Maaf kepada Perempuan Sikka

by -130 views

Maumere, mediantt.com – Ungkapan hati yang penuh emosi dan caci maki dari Ketua Fraksi Partai Nasdem, Siflan Angi, di ruang Paripurna DPRD Sikka, Rabu lalu, memantik reaksi keras dari Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Wilayah NTT. TPDI mendesak Siflan dan pimpinan Partai Nasdem Sikka untuk meminta maaf kepada publik Sikka, terutama kepada kaum perempuan.

“Kami dan seluruh masyarakat Kabupaten Sikka sangat mengutuk keras pernyataan-pernyataan kasar dan melecehkan kaum perempuan yang dilontarkan oleh Anggota DPRD Sikka dari Fraksi Partai Nasdem atas nama Siflan Angi pada saat Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap Pidato Pengantar Bupati tentang Rancangan KUA-PPAS APBD Sikka TA 2018 dalam Rapat Paripurna III Masa Sidang III DPRD Sikka pada Rabu (14/6/2017),” demikian pernyataan TPDI NTT, yang diterima mediantt.com via email, Kamis (15/6) pagi.

Pernyataan sikap yang diteken Meridian Dewanta Dado, SH, selaku Koordinator TPDI NTT ini, membeberkan, sejatinya, agenda rapat paripurna yang semestinya mengulas dan menyampaikan masalah pemerintahan dan kepentingan public, justru dijadikan media oleh Siflan Angi selaku Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Sikka untuk sekaligus mengklarifikasi dan menepis adanya isu atau gosip perselingkuhan dirinya dengan seorang wanita pada salah satu hotel di Kota Maumere.

Bahkan, anggota DPRD Sikka tiga periode itu sempat menyatakan bahwa gosip atau isi perzinahan tersebut merupakan fitnah dan penzoliman terhadap dirinya demi kepentingan Pilkada Sikka 2018. Siflan Angi juga melontarkan kata-kata kasar yang sepertinya menantang pihah-pihak yang menurutnya telah memfitnahnya.

“Kalau laki-laki maka dia minta saya main dia punya istri, dia punya saudari, dan dia punya mama tetapi saya tidak mau. Kalau isu itu dari perempuan, maka dia minta saya main dia, saya main dia punya mama, tetapi saya tidak mau,” begitu kata-kata Siflan di ruang paripurna.

Menurut TPDI, forum rapat DPRD Sikka itu jelas bukanlah forum yang tepat bagi Siflan untuk menyampaikan klarifikasi atas hal-hal bersifat pribadi, apalagi menyangkut isu perilaku tercela dan busuk yang dihembuskan kepadanya.

Sebab, forum yang tepat dan terhormat adalah di Polres Sikka. Artinya, semestinya Siflan Angi membuat laporan polisi terhadap pihak-pihak yang diketahui memfitnahnya.

Selain itu, TPDI menilai kata-kata yang dilontarkan Ketua Fraksi Partai besutan Surya Paloh itu jelas-jelas menista, menghina, melecehkan dan mencederai harkat dan martabat kaum wanita di negeri ini.

“Karena itu, kami minta Siflan Angi baik selaku pribadi maupun sebagai Anggota DPRD Sikka beserta juga Pimpinan Partai Nasdem Sikka harus segera menyampaikan permohonan maaf di hadapan rakyat Sikka atas kata-kata kasar bernada preman yang merendahkan kaum wanita. Bila permintaan maaf tidak segera dilakukan, maka publik justru bisa menilai betapa rendahnya kualitas, kapasitas dan jiwa besar salah satu kader Partai Nasdem di Kabupaten Sikka ini,” begitu pernyataan TPDI Wilayah NTT. (vicky/jdz)