Telantarkan Istri dan Anak, Kepala BPP NTT Digugat Cerai

by -52 views

Kupang, mediantt.com – Kepala Badan Pengelola Perbatasan (BPP) NTT, Paul Manehat, ternyata punya perilaku yang tak pantas diteladani. Lima tahun ia menelantarkan istri dan anak, tanpa pernah memberikan nafkah. Akibatnya, Manehat digugat cerai oleh BPW alias W, istri sahnya.

“Saya menggugat cerai Paul Manehat karena menelantarkan saya sebagai istri dan anak kami. Juga karena sudah lima tahun tidak pernah menafkahi saya dan anak-anak. Makanya saya gugat cerai dia karena tidak beri kami makan dan tidak ada tanggung jawab untuk saya dan anak-anak,” jelas BPW, istri Paul Manehat, kepada wartawan, Jumat (18/3).

Menurut W, Paul tidak menafkahi dirinya sejak beberapa tahun lalu hingga saat ini. Bahkan, dirinya tidak pernah diberikan apa-apa oleh Paul Manehat.

Yang lebih menyakitkan lagi, lanjut W, dirinya yang merupakan istri sah tidak dizinkan untuk mengetahui gajinya. Jatah beras PNS pun tidak diberikan dan tidak dibawa ke rumah.

“Saya sedih sekali karena gaji saya tidak boleh tahu dan anehnya beras jatah PNS tidak pernah dibawa ke rumah. Setiap kali saya tanya, dia (Paul) marah-marah,” kata W.

Ia juga mengatakan, gugatan cerai telah didaftarkan di PN Klas I A Kupang. Jadwalnya pun telah tentukan hakim dan sebenarnya digelar pada, Senin (14/3) lalu, namun ditunda hingga pekan depan.

Ia berharap sidangnya dapat dipercepat dan segera berkekuatan hukum tetap agar tidak lagi menjadi beban bagi dirinya.

Paul Manehat yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, tidak pernah telantarkan istri dan anak, namun karena sikap W yang sangat arogan, makanya ia lebih memilih menghindar.

“Untuk tiga orang anak kami, saya sebagai seorang ayah tetap bertanggungjawab, namun untuk W saya tidak akan memberikan apapun. Yang membuat saya sakit hati adalah ketika W mengatakan bahwa saya adalah keluarga urat miskin, jadi saya bersedia menceraikan W,” kata Manehat. (che)

Foto : Paul Manehat