Anang Iskandar dan Buwas Resmi Tukar Posisi

by -36 views

JAKARTA — Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memimpin upacara serah terima jabatan Kepala BNN Komjen Anang yang bertukar posisi dengan Kabareskrim Komjen Budi Waseso alias Buwas Senin (7/9/2015). Dalam upacara yang digelar di Gedung Rupatama Mabes Polri itu, posisi delapan Kapolda, Kadiv Hubinter, dan Gubernur Akpol juga diserahterimahkan.

“Sumpah yang saudara ucapkan akan disaksikan oleh yang hadir disini dan Tuhan YME. Sehingga jika saudara melanggar sumpah ini itu akan menjadi konsekuensi di dunia dan akhirat,” kata Badrodin memimpin pengambilan sumpah, Senin (7/9).

Inti sumpah itu adalah taat dan setia pada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI. Juga disumpah untuk menaati seluruh peraturan UU dan melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian. Lalu untuk menjunjung tinggi kehormatan negara, pemerintah, dan Polri.

“Juga utamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara di atas kepentingan sendiri atau golongan. Menjaga rahasia jabatan. Tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme serta gratifikasi berupa apa saja,” ujar Badrodin.

Seperti diberitakan para Kapolda itu adalah Kapolda Kaltim Irjen Andayano yang pensiun dan digantikan Irjen Safaruddin yang sebelumnya menjabat Wakabaintelkam.

Lalu Kapolda Bali Irjen Ronny F. Sompie yang terpilih menjadi Dirjen Imigrasi diganti oleh Kadiv Hubinter Irjen Sugeng Priyanto. Posisi Kadiv Hubinter diisi oleh Brigjen Ketut Untung Yoga Ana. Selanjutnya Kapolda Jatim Irjen Anas Yusuf menjadi Gubernur Akpol. Dia diganti oleh Kapolda Sulselbar Irjen Anton Setiadji. Posisi Anton diisi Irjen Pudji Hartanto yang sebelumnya menjabat Gubernur Akpol. Lalu, Kapolda Sumut Irjen Eko Hadi Sutedjo diangkat sebagai Wakabaharkam bertukar posisi dengan Irjen Ngadino.

Kapolda Malut Brigjen Imam Budi Supeno yang ditarik menjadi Wakil Gubernur Akpol juga diserahterimakan pada Brigjen Zulkarnain yang selama ini duduk sebagai Karo Wasidik Bareskrim.

Kapolda Gorontalo Brigjen Andjaja diserahkan pada Brigjen Hengkie Kaluara. Yang terakhir Kapolda Sultra Brigjen Arkian Lubis, yang dipindah ke Karorenmin Baharkam, diserahkan ke Brigjen Agung Sabar Santoso.

Inventarisasi

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memerintahkan Kabareskrim Komjen Anang Iskandar untuk menginventarisasi kasus-kasus yang ditangani mantan Kabareskrim Budi Waseso (Buwas).

“Kita kan masih pelajari. Saya suruh inventarisasi, mana kasus yang masih penyelidikan, mana yang sudah penyidikan.Nah ke depannya apa, kalau sudah masuk penyidikan tetap harus dituntaskan,” kata Badrodin, di Mabes Polri, Senin (7/9).

Menurutnya, jika sebuah kasus sudah masuk penyidikan, tidak mungkin diberhentikan begitu saja. Tapi kalau masih penyelidikan untuk mencari adanya pidana atau tidak maka itu bisa dihentikan sepanjang tak ada pidananya. “Kalau ternyata enggak ada pidana kan juga enggak bisa dilanjutkan,” ujar Badrodin.

Namun mantan Kapolda Jawa Timur itu menolak berspekulasi apakah kasus-kasus yang diinventarisasi itu termasuk kasus yang membuat gaduh sebagaimana sinyalemen Menko Polhukam Luhut Pandjaitan.

“Kalau soal itu tanya ke Pak Luhut. Jangan saya menduga-duga komentarnya Pak Luhut. Nanti salah saya. Artinya enggak tepat kalau saya menduga-duga. Tanya pada yang bersangkutan,” kata Badrodin. (sp/jk)

Ket Foto : Kabareskrim Polri Komjen pol Budi Waseso (Kiri) bersama kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar sesaat sebelum serah Terima jabatan di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, 7 September 2015.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments