Man City vs Barca, Mencari Jurus Mematikan Messi dkk

by -19 views

MANCHESTER – Inilah partai big-match di putaran 16 besar Liga Champions. Mirip dengan musim lalu, kini Manchester City kembali menjadi tuan rumah di leg pertama menjamu Barcelona di Etihad Stadium, Selasa (24/2) malam waktu setempat atau Rabu (25/2) dini hari pukul 02.45 WIB.

The Citizenz akan berusaha memecah kebuntuan untuk dapat meloloskan diri ke putaran 8 besar kali pertama sepanjang sejarah. Adalah Azulgrana tim yang memupus impian skuat asuhan Manuel Pellegrini di musim lalu berkat keunggulan agregat 4-1. Di lain pihak, Barcelona mengincar rekor delapan kali melangkahkan kakinya ke putaran perempat final secara beruntun.

Pertemuan kali ini tentunya bakal berbeda dengan laga di musim lalu. Hal ini diungkapkan striker andalan City, Sergio “Kun” Aguero. “Kali ini partainya akan berbeda mengingat kedua tim telah berubah. Kekuatan kedua tim masing-masing telah bertambah. Kami sendiri telah belajar banyak dari pertemuan terdahulu,” ujar Kun.

Meski demikian, Pellegrini menegaskan City akan tetap menerapkan pola dan gaya permainannya sendiri ketimbang memikirkan opsi lain demi mematikan gaya khas tiki-taka ala Barcelona. “Saya pikir, tahun lalu, kami tidak mengubah gaya permainan kami. Mungkin, kami tidak bisa melakukan apa yang semestinya kami tampilkan. Akan tetapi, kali ini pun kami akan mencoba melakukannya lagi,” tegas Pellegrini.

Sayangnya, di laga ini, City kehilangan salah satu pemain andalannya di lini tengah, Yaya Toure, yang masih menjalani suspensi akibat kartu merah yang diterimanya di laga fase grup melawan CSKA Moscow. Pellegrini tak ingin absennya Toure melemahkan daya dan semangat juang anak-anak asuhannya.

Pellegrini merujuk kemenangan krusial atas Bayern Muenchen dan AS Roma. “Saya selalu memilih Yaya bermain sebagai starter, akan tetapi kami pun bisa tampil tanpa kehadirannya. Buktinya, tanpa Yaya kami mampu menang lawan Roma dan Bayern,” tegas Pellegrini.

Dengan menggunakan format kandang dan tandang, Pellegrini sadar betul betapa mahalnya nilai kebobolan di kandang sendiri dan mencetak gol di partai away. “Sangat penting untuk memenangi laga pertama. Lalu, berusaha mati-matian untuk tidak kebobolan di laga kandang. Jadi, hasil 0-0 lebih baik ketimbang 1-1,” terangnya.

Guna mencapai target tidak kebobolan dan meraih kemenangan, Pellegrini meminta David Silva dkk untuk lebih banyak mendominasi penguasaan bola. “Yang utama, tim harus berjuang keras meraih penguasaan bola. Itulah yang terpenting. Kami butuh memegang bola selama mungkin. Setelah itu, barulah kami melakukan serangan.” tandasnya.

Di lain pihak, terbang ke Manchester, pelatih Barcelona Luis Enrique membawa serta 21 pemainnya yang berada dalam kondisi fit. Enrique mengakui Lionel Messi dkk membutuhkan perubahan sikap mental setelah di akhir pekan menuai kekalahan mengejutkan saat menjamu Malaga di Camp Nou. Hasil yang memutus rekor gemilang Barcelona yang sebelumnya sukses meraih 11 kali kemenangan beruntun.

“Para pemain sadar bahwasanya perjuangan yang harus dilalui masih panjang. Kekalahan di satu partai bukanlah kiamat. Memang, kekalahan selalu menyisakan kekecewaan. Tapi, saya berharap penampilan (buruk lawan Malaga) itu hanyalah kecelakaan semata,” ujar Enrique yang menilai Barcelona dan City memiliki ambisi yang sama di musim ini. “Kedua klub punya target yang sama, merebut gelar liga dan Liga Champions.”

Dengan absennya Yaya Toure, Pellegrini diyakini akan kembali menduetkan Fernando dan Fernandinho sebagai dua gelandang bertahan yang bertugas memutus rantai serangan yang dibangun Azulgrana dan menjadi barisan pertama membendung pergerakan Messi, Neymar, dan Luis Suarez.

Yang rada pelik, memilih komposisi di lini gelandang serang. Dua tempat hampir dipastikan menjadi milik David Silva dan Samir Nasri. Satu posisi lainnya diperebutkan Jesus Navas dan James Milner yang belakangan dinyatakan telah kembali pulih dari cedera lutut. Atau, masih terbuka kemungkinan memasang Aguero dan striker baru Wilfried Bony secara berbarengan.

Sementara itu, Enrique diprediksi akan menurunkan komposisi yang sama saat Barcelona sukses mematahkan perlawanan alot Atletico Madrid di kancah Piala Raja. Yakni, dengan kembali menduetkan Gerard Pique dan Javier Mascherano di sentral pertahanan dan memainkan Ivan Rakitic guna mendampingi Sergio Busquets dan Iniesta.

Bercermin dari pertemuan di musim lalu, Pellegrini tentunya telah mewanti-wanti para pemainnya untuk menghindarkan diri dari hukuman kartu merah seperti yang menimpa Martin Demichelis dan Pablo Zabaleta. Defisit pemain dipastikan bakal memupus impian City.

Prakiraan Susunan Pemain:
Man City (4-2-3-1):
Joe Hart; Pablo Zabaleta, Vincent Kompany, Eliaquim Mangala, Gael Clichy; Fernando, Fernandinho; Samir Nasri, David Silva, Jesus Navas; Sergio Aguero.

Barcelona (4-3-3):
Marc-Andre ter Stegen; Dani Alves, Gerard Pique, Javier Mascherano, Jordi Alba; Ivan Rakitic, Sergio Busquets, Andres Iniesta; Luis Suarez, Lionel Messi, Neymar.

Wasit: Felix Brych (Jerman)

Head-to-head:
12/03/14, Barcelona 2-1 Manchester City (Liga Champions)
18/02/14, Manchester City 0-2 Barcelona (Liga Champions)
19/08/09, Barcelona 0-1 Manchester City (Friendly)

Hasil 6 Partai Terakhir:
Man City:
21/02/15, Manchester City 5-0 Newcastle United (Premier League)
11/02/15, Stoke City FC 1-4 Manchester City (Premier League)
07/02/15, Manchester City 1-1 Hull City (Premier League)
31/01/15, Chelsea 1-1 Manchester City (Premier League)
24/01/15, Manchester City 0-2 Middlesbrough (FA Cup)
18/01/15, Manchester City 0-2 Arsenal (Premier League)

Barcelona:
21/02/15, Barcelona 0-1 Malaga (La Liga)
15/02/15, Barcelona 5-0 Levante (La Liga)
11/02/15, Barcelona 3-1 Villarreal (Copa del Rey)
08/02/15, Athletic Bilbao 2-5 Barcelona (La Liga)
01/02/15, Barcelona 3-2 Villarreal (La Liga)
28/01/15, Atletico Madrid 2-3 Barcelona (Copa del Rey)

Sumber:Berbagai Sumber

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments