Warga Desa Unggu Segera Nikmati Listrik Aman dan Andal dari PLN

oleh -91 Dilihat

UNGGU, mediantt.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores bersama Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ende berhasil menyelesaikan tahap Commissioning Test (uji komisioning) Jaringan Listrik Pedesaan Alokasi Biaya Tambahan (ABT) Tahap I Tahun 2026. Pengujian ini dilakukan di Dusun Mbotupau dan Dusun Pemowawi, Desa Unggu, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur , Selasa (15/9).

Kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen PLN dalam menghadirkan pemerataan akses listrik hingga ke pelosok negeri, sekaligus memastikan kesiapan serta keandalan infrastruktur ketenagalistrikan sebelum resmi dioperasikan.

Dalam pelaksanaannya, PLN menggandeng PT Telaga Ende selaku mitra pelaksana untuk memastikan seluruh jaringan yang telah dibangun memenuhi standar keselamatan kerja, keandalan teknis, dan regulasi yang berlaku.

Pembangunan jaringan listrik pedesaan di Dusun Mbotupau dan Pemowawi mencakup penarikan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 2,35 kilometer. Infrastruktur ini berpotensi mengaliri listrik bagi 20 calon pelanggan di kawasan tersebut.

Tahap Commissioning Test sendiri merupakan pengujian teknis menyeluruh untuk memastikan jaringan aman dan siap dioperasikan. Tahapan ini berfokus pada kelayakan sistem dan belum berarti jaringan telah bertegangan atau dialiri listrik ke rumah warga.

Setelah uji komisioning ini tuntas, PLN akan melanjutkan ke tahapan persiapan pengoperasian dan penyambungan pelanggan. Penyalaan aliran listrik akan dilakukan secara bertahap setelah seluruh persyaratan teknis, keselamatan, dan administrasi pelayanan terpenuhi.

Kehadiran listrik di Desa Unggu diharapkan akan membawa dampak positif yang besar bagi masyarakat setempat. Selain memenuhi kebutuhan penerangan rumah tangga, akses listrik yang memadai akan menunjang aktivitas belajar anak-anak, pelayanan fasilitas umum, hingga menggerakkan roda perekonomian warga.

Manager PLN UP2K Flores, Reza Eka Putra, menegaskan, perluasan jaringan listrik pedesaan merupakan fokus utama PLN dalam memberikan keadilan energi bagi seluruh masyarakat.

“Commissioning Test ini adalah krusial untuk memastikan keselamatan dan kesiapan infrastruktur sebelum benar-benar dioperasikan. Kami berharap seluruh proses lanjutan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat di Dusun Mbotupau dan Pemowawi bisa segera memanfaatkan listrik untuk kebutuhan sehari-hari, pendidikan, hingga kegiatan ekonomi produktif,” ujar Reza.

Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Kepala Desa Unggu, Hironimus Lake. Menurutnya, langkah PLN ini menjadi angin segar dan tumpuan harapan bagi warga desa.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas pembangunan jaringan listrik di Dusun Mbotupau dan Pemowawi. Ini adalah harapan besar bagi warga kami. Semoga proses selanjutnya berjalan lancar sehingga anak-anak bisa belajar lebih baik di malam hari dan usaha warga bisa terus berkembang,” tutur Hironimus.

Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menyampaikan optimismenya terhadap percepatan elektrifikasi di wilayah NTT.

“Keberhasilan uji komisioning ini adalah wujud nyata dedikasi PLN untuk terus hadir membawa terang hingga ke pelosok Nusa Tenggara Timur. Kami optimis, semakin luasnya akses listrik akan meningkatkan rasio elektrifikasi sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegas Eko.

PLN UP2K Flores bersama ULP Ende terus memperkuat koordinasi dengan para mitra dan pemangku kepentingan daerah guna mempercepat penyelesaian seluruh tahapan pekerjaan.

Melalui standar pembangunan yang ketat dan berkelanjutan, PLN berkomitmen menghadirkan layanan listrik yang aman, andal, dan ramah lingkungan. Tuntasnya uji komisioning di Desa Unggu menjadi salah satu pijakan penting dalam mewujudkan pemerataan energi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan di Nusa Tenggara Timur. (*)