Pdt David Aryana foto bersama mahasiswa.
WAINGAPU, mediantt.com – Dr. Gusti Nyoman Aryana, M.Th atau yang biasa disapa Pdt. David Aryana menghadirkan kuliah umum kewirausahaan sosial di Kampus Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba bertajuk
“Hadirkan Dewa Air Untuk Kehidupan”.
Dia mengatakan, what you have in your hand? Satu kalimat yang menarik untuk mengawali kuliah umum kewirausahaan sosial yang dibawakan dihadapan mahasiswa hukum Unkriswina Sumba.
Pdt. David Aryana menjelaskan, tujuan kuliah umum di Unkriswina Sumba ini bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa bahwa usaha-usaha sosial sangat berdampak positif bagi kehidupan orang lain maupun komunitas.
Kehadirannya sebagai praktisi wirausaha sosial sekaligus dengan berbagai jabatan seperti Gembala Jemaat GKII Imanuel, Ketua Yayasan Acces Life Bali, Direktur Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Alkitab Nusantara serta berbagai jabatan lainnya yang saat ini berada dalam tanggung jawab pelayanannya.
Selain itu membuka mata mahasiswa bahwa wirausaha sosial diperlukan untuk dapat membantu banyak orang. Ada empat hal yang ditekankan dalam kuliah tersebut, yakni Identity, Income, Influence dan Inspiratio.
“Siapapun kita, jika ada kepedulian untuk menolong orang lain maka bukan hanya berdampak bagi orang lain atau komunitas yang dibantu tetapi juga akan mendatangkan pendapatan bagi kita sendiri, pengaruh terhadap kehidupan dan juga akan menginspirasi setiap orang untuk menjadikan dirinya bermanfaat”.
“Itu intinya dari kewirausahaan sosial menjadi bermanfaat bagi orang lain dan dirinya sendiri,” kata Pdt. David Aryana.
Dia menceritakan, bagaimana air yang dinaikkan dari kedalaman sampai dengan 300 meter lebih mendekat di pemukiman masyarakat dan akhirnya orang-orang dapat menggunakan air untuk minum, mandi dan lain sebagainya.
Bahkan, tambah dia, membuat masyarakat bertanam sayur-sayuran sehingga dapat memperbaiki gizi anak seta mendatangkan pendapatan bagi keluarga karena berjualan sayur.
Pdt. David Aryana juga mengupas tentang jawaban Nabi Musa dalam keluaran 4:2, ketika ditanya “Apa yang ada ditanganmu, Jawab Musa: Tongkat. Tongkat adalah identitas Musa sebagai gembala saat itu. Dengan tongkat Musa mampu melakukan banyak hal untuk banyak orang.
“Itulah perlunya bertumbuh dengan menunjukkan siapa kita dapat bergerak dan menjadi bermanfaat bagi banyak orang,”tutur Pdt. David Aryana.
Pengampu mata kuliah kewirausahaan sosial Unkriswina Sumba, Siti Suryani menyampaikan, sebagai Dewa Air karena dimana yang tidak ada air menjadi ada air ketika Pdt. David Aryana hadir. Setiap semester dalam kuliah kewirausahaan sosial akan menghadirkan praktisi-praktisi yang terjun di dunia usaha sosial. Harapannya wirausaha-wirausaha sosial ini akan menginspirasi para mahasiswa untuk juga tergerak dan bergerak dalanm usaha sosial.
“Tentu pesan dari materi kuliah yang dibawakan Pdt. David Aryana ini bahwa siapapun yang memiliki empati ketika melihat masalah dan mencari solusi untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut. Kami berharap langkah ini membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,”harap Siti Suryani. (budian)





