Pangkas Anggaran Dinas, Pemkot Kupang Pastikan Rumah Layak Huni Tetap Dibangun

oleh -146 Dilihat

KUPANG, mediantt.com – Pemerintah Kota Kupang menutup tahun 2025 dengan langkah konkret keberpihakan kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan warga terdampak bencana. Sebanyak 30 unit Rumah Layak Huni diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, Sabtu (27/12).

Penyerahan bantuan dilakukan di rumah salah satu penerima, Frans J. Messakh, RT 010/RW 003, Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Wali Kota Kupang menegaskan, bantuan rumah layak huni bukan sekadar program seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin hak dasar masyarakat.

“Ini bukan hanya soal kunci rumah, tetapi simbol bahwa pemerintah hadir dan peduli. Rumah ini adalah tempat keluarga bertumbuh, saling menguatkan, dan menata masa depan,” kata Christian Widodo.

Ia mengungkapkan, di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, Pemerintah Kota Kupang tetap mempertahankan program bantuan rumah layak huni tanpa pengurangan jumlah maupun nilai bantuan.

“Kami memangkas anggaran perjalanan dinas dan pengadaan mobil dinas pimpinan, agar bantuan rumah ini tidak dikurangi satu rupiah pun. Tetap 30 unit, terdiri dari 28 unit untuk MBR dan 2 unit bagi korban bencana,” tegasnya.

Setiap unit rumah dibangun dengan anggaran Rp80 juta. Meski harga material bangunan meningkat, kualitas konstruksi justru ditingkatkan agar rumah benar-benar aman, layak, dan nyaman dihuni.

Wali Kota Kupang juga mengajak para penerima bantuan untuk menjaga dan merawat rumah tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Tanpa harapan, manusia kehilangan arah. Rawatlah rumah ini dengan cinta dan jadikan tempat tumbuhnya iman serta masa depan anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan penerima bantuan, Asni Daniel, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang atas perhatian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Program ini membuktikan negara dan pemerintah kota benar-benar hadir bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan korban bencana. Kami sangat bersyukur,” ungkapnya.

Dalam laporan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Kupang disebutkan, pembangunan rumah layak huni tahun 2025 merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah.

Sebanyak 30 unit rumah layak huni dibangun dan tersebar di 21 kelurahan pada enam kecamatan se-Kota Kupang. Program ini bersumber dari APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp2,4 miliar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Wali Kota Kupang yang juga Pelaksana Tugas Kepala Dinas PRKP Kota Kupang, Matheus A. B. H. Da Costa, Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi Nikodemus Dethan, perwakilan BP3KP Provinsi NTT, pimpinan perbankan, camat dan lurah se-Kota Kupang.

Acara diakhiri dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis dan peninjauan langsung rumah bantuan oleh Wali Kota Kupang bersama rombongan. (enjel/jdz)