Kadia DPMPTSP Andre Otta bersama Wamendagri Arya Bima, saat berkunjung ke MPP Kota Kupang, belum lama ini.
KUPANG, mediantt.com – Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang terus memperkuat kualitas pelayanannya dengan menyiapkan sejumlah layanan baru, termasuk layanan perizinan ekspor dan impor. Layanan ini dikembangkan melalui kerja sama dengan Balai Karantina dan Bea Cukai, yang telah melakukan survei lokasi sebagai bagian dari persiapan teknis.
“Kita sementara mempersiapkan pembukaan loket terkait perizinan ekspor dan impor. Dua instansi seperti Balai Karantina dan Bea Cukai sudah melakukan survei lokasi,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (25/11/2025).
Selain itu, menurut sosok yang akrab disapa Andre Otta itu, Pemerintah Kota Kupang melalui MPP juga tengah menjajaki penambahan layanan kenotariatan untuk melengkapi ekosistem pelayanan terpadu satu pintu.
Andre menjelaskan, layanan notaris merupakan kebutuhan mendesak masyarakat, terutama untuk pengurusan dokumen usaha dan legalitas lainnya. Namun, kehadirannya membutuhkan koordinasi matang dengan para notaris sebagai bagian dari organisasi profesi.
“Ini sudah masuk dalam perencanaan, dan saat ini kami sedang berkomunikasi dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) NTT,” jelasnya.
Jika kerja sama ini disepakati, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen legalitas usaha secara terintegrasi di MPP Kota Kupang, termasuk akta perusahaan, NIB, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, NPWP, hingga pembukaan rekening bank.
“Ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Kupang untuk memperkuat pelayanan publik dan memudahkan masyarakat dalam setiap urusan administrasi,” tegas Andre. (jdz)





