Melki Beberkan Isi Pertemuan Golkar dengan Prabowo di Istana, Ada Atensi Khusus untuk NTT

oleh -1907 Dilihat

Pertemuan Pengurus Inti Golkar dengan Presiden Prabowo di Istana, Rabu (27/8).

JAKARTA, mediantt.com – Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Melki Laka Lena, membeberkan isi pertemuan pengurus inti Golkar dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/8). Gubernur NTT ini menyebut pertemuan membahas seputar kondisi bangsa hingga program pemerintah.

“Kami baru selesai melakukan silaturahmi dengan Bapak Presiden di istana. Posisi kami hari ini sebagai pengurus DPP Partai Golkar, bersama Ketum Bahlil, Sekjen, Bendahara Umum, Ketua Dewan Pembina, wakil-wakil ketua umum, dan unsur-unsur ketua,” jelas Melki dalam pesan suaranya kepada wartawan, seusai pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Melki mengatakan, diskusi dengan Prabowo berlangsung konstruktif. Prabowo membeberkan berbagai program serta capaian pemerintahannya selama 10 bulan menjabat.

“Kami melakukan diskusi yang sangat konstruktif terkait dengan berbagai perkembangan yang ada di bangsa kita, khususnya program-program yang dilakukan oleh Bapak Presiden terkait dengan penegakan Pasal 33 tentang pengelolaan sumber daya alam, makanan bergizi, kemudian Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan cek kesehatan gratis,” ujarnya.

Dia mengatakan, Partai Golkar terus mendukung pemerintahan dan mewujudkan Asta Cita Prabowo-Gibran.

“Sudah barang tentu tadi kita lakukan semua dalam rangka bagaimana bisa kita mewujudkan apa yang menjadi program-program Bapak Presiden dalam Asta Cita,” imbuhnya.

Atensi Khusus untuk NTT

Wakil Ketua Umum Partai Golkar yang adalah Gubernur NTT, Melki Laka Lena, juga menjelaskan, dalam pertemuan sekitar 2,5 jam itu, Presiden Prabowo secara khusus memberi atensi (perhatian) untuk NTT.
Terutama terkait persoalan air, energi, pangan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang menjadi prioritas pembangunan.

Presiden juga menyinggung sosok mendiang Gubernur NTT Ben Mboy sebagai pemimpin yang harus diteladani.

“Pak Presiden menyebut Pak Ben Mboy sebagai pemimpin legendaris NTT yang bekerja keras untuk rakyat. Bahkan setelah pensiun beliau sempat tidak punya rumah, hingga akhirnya masyarakat NTT bergotong royong membangun rumah baginya,” kata Melki Laka Lena.

Menurut Prabowo, lanjut Melki, seorang pemimpin sejati tidak akan pernah kesulitan di masa tuanya jika ia benar-benar bekerja untuk rakyat, sebab masyarakat akan tetap mencintai dan menghargainya. (jdz)