Kasus DBD di Oebobo Turun Jadi Tiga Kasus, Puskesmas Ingatkan Waspada Musim Penghujan

oleh -31 Dilihat

Dr. Maria Fransiska Febriyanti Kopong

KUPANG, mediantt.com – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Oebobo, Kota Kupang, anjlok drastis.

Plt. Kepala Puskesmas Oebobo, dr. Maria Fransiska Febriyanti Kopong, mengatakan, hingga September 2026 hanya tercatat 3 kasus DBD berdasarkan data rumah sakit. Selain itu ada 7 kasus demam dengue yang tidak berkembang menjadi DBD.

“Untuk tahun ini kita mengalami penurunan. Biasanya banyak di awal tahun karena musim penghujan, tetapi sampai sekarang untuk DBD baru tiga kasus,” kata Maria, Kamis (24/9/2026).

Dalam beberapa pekan terakhir, pihaknya bahkan hampir tidak menemukan pasien terduga DBD di pelayanan Puskesmas Oebobo.

Menurutnya, penurunan ini menjadi indikator program penanganan yang dimulai akhir 2024 dan efektif sejak 2025 memberikan dampak positif.

“Efeknya sangat baik. Penurunannya lumayan banyak dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.

Meski turun, evaluasi tetap dilakukan mengingat kasus DBD biasanya meningkat saat musim penghujan di akhir dan awal tahun.

Puskesmas Oebobo terus mendorong masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, memberantas sarang nyamuk Aedes aegypti, dan meningkatkan kewaspadaan jelang musim hujan.

“Keberhasilan pengendalian DBD tidak hanya saat masyarakat sakit, tetapi juga pencegahan sejak dari lingkungan tempat tinggal,” tegasnya. (*)