Janggal! Nama Sasando Racing Team Nampang di Piala Bupati Rote Ndao Cup, Ada Apa?

oleh -131 Dilihat

BA’A, medianntt.com – Penyelenggaraan kejuaraan otomotif berlabel Bupati Rote Ndao Cup menyisakan tanda tanya. Meski kegiatan itu membawa nama pemerintah daerah, pada sejumlah piala yang diberikan kepada pemenang justru tercantum nama Sasando Racing Team.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai hubungan antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Sasando Racing Team dan penyelenggaraan Bupati Cup tersebut.

Selain itu, hadiah atau uang pembinaan tersebut disebut menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Hal itu diperkuat dengan pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rote Ndao, Daniel W Nalle, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp Rabu, 7/10/2026.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan dalam Technical Meeting (TM) kepada para crosser terkait mekanisme hadiah tersebut.

“Waktu TM saya sudah jelaskan ke para Croser, bahwa hadiah/uang pembinaan untuk 10 kelas lomba ditanggung oleh Pemerintah dalam hal ini Dispora Kab Rote Ndao,” katanya.

Ia juga menjelaskan, proses pembayaran tidak bisa dilakukan secara tunai, akan dilakukan secara transfer menunggu perubahan APBD-P TA. 2026 di Perdakan,

“Karena itu bagi Croser yg juara memasukan nama, nomor rekening dan KTP untuk selanjutx kami transfer, terima ksh,” ujar Daniel.

Menurut dia, hadiah memang ditanggung APBD melalui Dispora dan akan ditransfer setelah APBD Perubahan TA 2026 ditetapkan dalam Perda, dengan para juara diminta mengumpulkan nama, nomor rekening dan KTP.

Namun menjadi pertanyaan publik jika hadiah menjadi tanggung jawab pemerintah, mengapa piala menggunakan identitas klub? Apakah Sasando Racing Team merupakan penyelenggara resmi yang ditunjuk? Jika iya, berdasarkan surat atau kerja sama apa?

Sebagai organisasi yang menaungi olahraga otomotif, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi NTT perlu turun melakukan evaluasi dan meminta penjelasan mengenai penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Evaluasi diperlukan untuk memastikan bahwa setiap kegiatan otomotif yang menggunakan nama pemerintah daerah memiliki dasar penyelenggaraan, struktur kepanitiaan, sumber pembiayaan dan mekanisme pertanggungjawaban yang jelas.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dispora juga perlu memberikan penjelasan lebih rinci mengenai keterlibatan pemerintah dalam kegiatan tersebut, termasuk dasar penggunaan nama Bupati Cup dan bentuk kerja sama dengan Sasando Racing Team sebagai pihak yang namanya tercantum di piala.

Kejelasan tersebut penting agar tidak terjadi persepsi bahwa sebuah kegiatan klub otomatis merupakan kegiatan resmi pemerintah daerah, atau sebaliknya, kegiatan pemerintah daerah menggunakan identitas klub tanpa penjelasan yang memadai. Publik, khususnya para peserta yang telah berkompetisi, kini menunggu jawaban terbuka. (roy)