Gubernur Melki Harap Perbaikan Bank NTT Dilakukan Secara Berkelanjutan

oleh -115 Dilihat

Gubernur Melki foto bersama komisaris dan direksi baru Bank NTT.

KUPANG, mediantt.com – Komisaris Independen Bank NTT, Prof. Frans Gana mengatakan, pihaknya bersama jajaran pengurus Bank NTT telah melakukan audiensi dengan Gubernur NTT Melki Laka Lena selaku pemegang saham pengendali (PSP) pada Jumat (24/10/2025).

Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Kepatuhan Christofel Adoe, calon Komisaris Utama Donny Heatubun, calon Direktur Utama Charlie Paulus, calon Direktur Operasional dan Sumber Daya Manusia (SDM) Rahmat Saleh, serta calon Direktur Kredit Aloysius RA Geong.

“Pertemuan tadi hanya sebatas perkenalan calon pengurus baru. Pak Gubernur berharap agar proses perbaikan Bank NTT dilakukan secara berkelanjutan,” kata Frans yang juga Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) Bank NTT ini.

Dia berharap, pertemuan itu menjadi langkah awal bagi manajemen baru Bank NTT untuk melakukan transformasi menyeluruh, baik dari sisi tata kelola, digitalisasi layanan, maupun peningkatan daya saing di sektor perbankan regional.

Ditanya soal pelantikan, Frans mengatakan, untuk informasi lebih lanjut terkait pelantikan dan tahapan administrasi lainnya, pihaknya masih menunggu hasil dari OJK. “Soal pelantikan, nanti bisa dikonfirmasi langsung ke OJK atau kepada Pak Gubernur,” jelasnya.

Sementara itu, calon Komisaris Utama Donny Haetubun dan calon Direktur Utama Charlie Paulus yang hendak dikonfirmasi, tak berhasil. Keduanya sudah bergegas meninggalkan rumah jabatan Gubernur NTT seusai pertemuan.

Direktur Operasional dan Sumber Daya Manusia (SDM) Rahmat Saleh yang dikontak ke ponselnya, menjelaskan, dalam silaturahmi itu, Gubernur Melki meminta pengurus baru untuk berani melakukan perubahan signifikan.

“Beliau minta harus berani melakukan perubahan agar Bank NTT mampu bersaing dan berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi daerah,” tegas Rahmat.

Dia menjelaskan, Gubernur Melki juga memberikan sejumlah arahan strategis kepada calon pengurus baru. Salah satu poin penting yang disampaikan yakni perlunya keberanian dalam melakukan perubahan manajerial dan operasional agar Bank NTT semakin kompetitif di tengah tantangan industri perbankan.

“Pak Gubernur memberikan arahan yang jelas dan tegas bahwa pengurus baru harus berani melakukan perubahan supaya Bank NTT bisa bersaing,” ujar Rahmat.

Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya orientasi bisnis yang kuat agar Bank NTT mampu meningkatkan laba, sehingga dividen yang diterima pemerintah daerah juga ikut naik. “Dengan demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga akan meningkat,” ujarnya.

Gubernur juga meminta pengurus baru untuk melakukan efisiensi dalam pengelolaan operasional, termasuk optimalisasi sumber daya manusia dan sistem keuangan internal agar kinerja bank menjadi lebih efektif dan produktif.

“Pak Gubernur juga menegaskan bahwa Bank NTT harus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi NTT, khususnya dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM),” tandas Rahmat. (jdz)