Gubernur Melki Bicara Agenda Strategis, Sekjen Khaeron Sampaikan Pesan Politik SBY

oleh -352 Dilihat

KUPANG, mediantt.com – Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menghadiri dan memberikan sambutan pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III DPD Partai Demokrat Provinsi NTT Tahun 2025 di Hotel Kristal Kupang, Sabtu (4/10/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Melki bicara soal tiga agenda strategis yang perlu menjadi fokus konsolidasi partai maupun pembangunan daerah.

Pertama, Penguatan Ekonomi Lokal. Gubernur Melki menegaskan pentingnya gerakan “Beli Produk NTT” untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Bagi dia, ekonomi NTT pada triwulan II 2025 tumbuh 5,48 persen, melampaui rata-rata nasional 5,12 persen, dengan sektor pertanian menjadi penyumbang utama.

“Bayangkan, kita masih mengeluarkan sekitar Rp51 triliun untuk membeli barang dari luar, bahkan Rp1 triliun hanya untuk membeli pinang dari Jambi. Padahal, produk itu bisa diproduksi di NTT. Kalau kita komit membeli produk sendiri, kita bisa menekan defisit barang dan memperkuat ekonomi lokal,” tegasnya.

Melki juga mendorong agar setiap desa, sekolah, kampus, hingga rumah ibadah memiliki produk unggulan sebagai bagian dari konsep One Village One Product.

Kedua, Optimalisasi Potensi Daerah. Selain ekonomi lokal, Gubernur Melki menyoroti pentingnya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pemanfaatan potensi sumber daya alam di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, hingga energi.

“Dengan keterbatasan transfer dana dari pusat, kita harus kreatif. Semua potensi daerah harus dikelola secara optimal dan sinergis dengan berbagai pihak, termasuk partai politik,” ujarnya.

Ketiga, Penguatan Pendidikan, Budaya, dan SDM. Melki menjelaskan, pendidikan berbasis kultural dan tradisi NTT memiliki kekuatan besar dalam membangun peradaban daerah.

Dia juga meminta dukungan legislator Demokrat, khususnya dari Komisi X DPR RI, untuk memperjuangkan beasiswa bagi anak-anak NTT.

“Pemerintah pusat punya anggaran besar untuk beasiswa. Yang kita butuhkan adalah data yang baik dan dukungan politik agar akses itu bisa lebih banyak dirasakan masyarakat NTT,” katanya.

Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi kepada Demokrat NTT yang telah konsisten membangun konsolidasi hingga tingkat akar rumput.

“Saya percaya, dengan hati, kebersamaan, dan kerja tulus, kita bisa membangun NTT yang maju, sehat, sejajar, dan berkelanjutan. Mari kita terus bekerja untuk rakyat,” tegasnya.

Jaga Etika Politik

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, ketika membuka Rakerda, menegaskan, Provinsi NTT layak mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat. Sebab, NTT bukan hanya identik dengan lahan gersang dan tandus, tetapi menyimpan potensi besar yang bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi nasional.

Dia mencontohkan, NTT memiliki peluang besar dalam pengembangan tambak garam skala industri dan sorgum sebagai komoditas unggulan.

“NTT menyimpan banyak potensi. Garam bisa dikembangkan dalam skala industri, sorgum juga bisa menjadi sumber pangan alternatif. Bahkan peternakan di NTT sudah terbukti mampu menyuplai kebutuhan daging sapi hingga ke Pulau Jawa,” kata Herman.

Selain itu, sektor pariwisata, menurutnya, terus menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya di Labuan Bajo yang telah menjadi destinasi internasional. Ia juga menilai Kota Kupang memiliki peluang besar untuk berkembang karena didukung interkoneksi dengan Darwin, Australia.

“Saya tadi melihat langsung penerbangan wisata ke Kupang. Kalau dikembangkan lebih baik, Kupang bisa jadi pintu gerbang internasional. NTT yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia harus menjadi etalase bangsa,” ujarnya.

Herman menegaskan, Partai Demokrat melalui forum Rakerda NTT akan menyusun rekomendasi konkret untuk memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Menurutnya, hal itu bukan semata karena hubungan persahabatan dengan Gubernur Melki Laka Lena, tetapi karena rakyat NTT memang membutuhkan perhatian lebih.

Dia juga menyampaikan pesan dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), agar kader Demokrat menjaga etika politik dan tidak saling menjatuhkan satu sama lain.

“Kader Demokrat harus mendukung program pemerintah sampai benar-benar sukses. Etika politik harus dijaga. Itu pesan Pak SBY,” tegasnya.

Herman juga menugaskan Ketua DPD Demokrat NTT untuk segera menggelar rapat kerja cabang (Rakercab) di masing-masing daerah, sebagai bentuk konsolidasi partai menuju agenda-agenda strategis ke depan. (*/jdz)