Fakultas Sains dan Teknologi Unkriswina Sumba Gelar Seminar Nasional SATI 2025

oleh -371 Dilihat

Peserta sangat antusias-serius mengikuti Seminar Nasional SATI 2025.

WAINGAPU, mediantt.com – Menyikapi berbagai isu strategis, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kristen Wira Wacana (Unikriswina) Sumba, menggelar Seminar Nasional Sustainable Agricultural Technology Inovation (SATI) 2025 secara online.

“Seminar ini membahas optimalisasi big data dalam hilirisasi pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan,” kata Ketua Penyelenggara Febyningsi Rambu Ladu Mbana, S.Agr., M.P, Jumat (2/8).

Ada tiga Universitas yang terlibat dalam seminar nasional itu, diantaranya, Universitas Mulawarman (Dr. Agung Enggal Nugroho, S.P, M.P), Universitas Lambung Mangkurat (Dr. Untung Santoso, S.Si, M.S), Universitas Wira Wacana Salatiga (Dr. Wiwin Sulystio, S.T, M.Kom) dan sebagai Open Speech Rektor Unkriswina Sumba Dr. Maklon F. Killa, S.E, M.Si. Kegiatan berlangsung di Gedung Lantai 3 Unkriswina Sumba Jumat (29/8/2025).

Ketua Penyelenggara Febyningsi Rambu Ladu Mbana, mengatakan, pelaksanaan seminar nasional SATI 2025 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang penerapan Artifical Inteligence (AI) di bidang pertanian, peternakan dan perikanan guna melakukan sinergitas keilmuan dalam mendukung perkembangan industry 4.0 dan society 5.0.

“Sejak awal penyelenggaraan 4 tahun yang lalu, seminar SATI telah menjadi agenda rutin tahunan Fakultas Sains dan Teknologi Unkriswina Sumba,” katanya.

Kegiatan ini, jelas Feby, dirancang sebagai wadah untuk bertukar pengetahuan hasil riset dan pengalaman di bidang pertanian berkelanjutan, teknologi tepat guna dan pengembangan inovasi disektor pertanian.

“Kami semua menyadari bahwa sektor pertanian memegang peranan penting dalam menopang ketahanan pangan nasional, namun tantangan yang dihadapi semakin kompleks mulai dari perubahan iklim, keterbatasan lahan, dinamika pasar global hingga kebutuhan akan efisiensi produksi yang tinggi,” katanya.

Karena itu, menurut dia, diperlukan pendekatan baru yang lebih modern, adaptif dan berbasis teknologi.

Dia menambahkan, tahun ini seminar nasional ini mengangkat tema “Optimalisasi Big Data dalam Hilirisasi Pertanian untuk Mempekuat Ketahanan Pangan”. Pemanfataan big data di sektor pertanian dapat memberikan manfaat besar seperti memprediksi tren pasar, memantau kondisi cuaca dan tanaman secara real time.

“Ini untuk mengoptimalkan hilirisasi hasil pertanian dan menghubungkan risiko gagal panen serta menghubungkan petani dengan pasar secara efektif. Peserta seminar nasional SATI ke-4 ini diikuti oleh 81 peserta dari masing-masing universitas tersebut,” sebut Feby. (budian)