Demi Ukir Prestasi, Junjung Sportivitas, dan Pererat Silaturahmi, Bupati Kanis Lepas Kontingen Porseni Lembata ke Ende

oleh -98 Dilihat

Pelepasan Kontingen Porseni Lembata ke Ende.

LEWOLEBA, mediantt.com – Kontingen Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Pendidik dan Tenaga Kependidikan se-Daratan Flores dan Lembata Tahun 2025 dari Kabupaten Lembata secara resmi dilepas oleh Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yohanes Berchamans Daniel Dai.

Acara pelepasan ini dilakukan di aula Anton Enga Tifaona, Kantor Bupati Lembata, pada Senin (17/11) pagi, menandai kesiapan kontingen untuk berpartisipasi di Kabupaten Ende, dengan harapan dapat mengharumkan nama daerah serta memperkuat jalinan persaudaraan antar pendidik.

Sebagai informasi, kontingen Porseni Lembata diberangkatkan ke kota Ende dengan kekuatan 50 personil. 41 diantaranya adalah peserta lomba dan 9 peserta lainnya adalah pendamping.

Mereka akan berpartisipasi dalam beragam cabang olahraga dan seni, diantaranya senam irama, gerak dan lagu, permainan anak ciptaan guru, paduan suara, tari kreasi baru, melukis, hingga pengembangan media pembelajaran digital.

Menurut informasi dari salah seorang pendamping, kompetisi ini akan berlangsung selama 4 hari, dimulai dari tanggal 19 hingga 22 November 2025. Kontingen dijadwalkan kembali ke Lembata pada 24 November 2025.

Soal masalah biaya, seluruh pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh DPPA Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata Tahun Anggaran 2025.

Bupati Kanis Tuaq melalui Asisten III Mans Dai Wutun menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang turut berpartisipasi di ajang ini.

Walaupun ditengah keterbatasan anggaran namun semangat peserta untuk berpartisipasi dalam kejuaraan ini, menunjukkan tekad dan semangat juang yang tinggi.

Bagi Bupati Kanis, semangat dan tekad ini perlu mendapat apresiasi dan dukungan dari masyarakat Lembata.

Namun demikian, sebagai Bupati, ia juga perlu mengingatkan bahwa dibalik kompetisi ini ada nama Lembata didalamnya. Karena itu, Bupati menegaskan bahwa kegiatan Porseni memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar ajang kompetisi.

“Porseni ini bukan hanya tentang perlombaan olahraga dan seni, tetapi lebih dari itu menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan pengembangan diri di luar rutinitas mengajar,” tandas Bupati Lembata mengingatkan peserta.

Bupati juga mengatakan, “Bapak dan Ibu adalah sosok multimedia, multitalenta, teladan dalam sportivitas dan kebersamaan yang membawa nama Lembata”.

Karena itu, pesan utama yang ingin disampaikan Bupati adalah pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, etika, dan karakter budaya Lembata selama berada di Ende.

Bagi dia, seragam biru yang dikenakan kontingen Lembata bukan sekedar warna untuk gagah-gagahan melainkan menjadi simbol dari jiwa sportivitas dan kompetitif yang sehat dari tanah Lembata.

Pelepasan kontingen ini diakhiri dengan pernyataan resmi dari Bupati Lembata. “Saya secara resmi melepas kontingen Porseni Kabupaten Lembata untuk mengikuti Porseni Pendidik dan Tenaga Kependidikan se-Daratan Flores dan Lembata di Kabupaten Ende!”

Dengan keikutsertaan tim Porseni ke Ende, Pemkab Lembata menaruh harapan besar agar kontingen tampil optimal, senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, dan kembali membawa kebanggaan bagi daerah. (Lakonawa/prokompimkablembata)