KUPANG, mediantt.com – Bank NTT kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital. Salah satu langkah terbaru yang dilakukan adalah membuka survei layanan Mobile Banking kepada seluruh nasabah dan masyarakat pengguna layanan digital Bank NTT.
Melalui survei atau “sambung rasa” secara digital ini, Bank NTT ingin mendengar secara langsung pengalaman, masukan, kritik, serta harapan masyarakat terhadap layanan Mobile Banking yang digunakan sehari-hari. Hasil survei tersebut akan menjadi dasar evaluasi sekaligus arah pengembangan layanan digital Bank NTT ke depan.
Direktur Umum dan SDM Bank NTT, Rahmat Saleh, mengatakan pihaknya menyadari masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi dalam layanan digital yang ada saat ini. Karena itu, Bank NTT memilih untuk terbuka, mendengar, dan terus melakukan perbaikan secara bertahap namun serius.
“Kami menyadari masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi dalam layanan digital Bank NTT. Justru karena itulah kami ingin mendengar langsung suara nasabah. Kritik dan masukan masyarakat sangat penting agar kami tidak berjalan sendiri dalam membangun layanan yang benar-benar dibutuhkan,” ujar Rahmat Saleh kepada wartawan di Kupang, Rabu (6/5/2026).
Ia menegaskan, Bank NTT saat ini tengah mempersiapkan transformasi digital secara menyeluruh sebagai bagian dari langkah strategis menghadapi perubahan perilaku masyarakat dan dinamika industri perbankan.
“Transformasi digital Bank NTT bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Ke depan kami akan melakukan transformasi secara penuh, baik dari sisi layanan, sistem, proses bisnis, maupun pengalaman nasabah. Tujuannya agar Bank NTT menjadi bank daerah yang modern, cepat, aman, dan mampu bersaing,” tegasnya.
Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Bank NTT juga sedang mengembangkan layanan Mobile Banking menuju konsep Super Apps. Aplikasi ini nantinya tidak hanya digunakan untuk transaksi perbankan, tetapi juga menjadi pusat berbagai kebutuhan layanan masyarakat dalam satu platform terpadu.
Pengembangan Super Apps Bank NTT dirancang untuk menghadirkan layanan yang lebih lengkap dan terintegrasi, mulai dari transaksi perbankan, pembayaran digital, QRIS, top up e-wallet, pembayaran tagihan, layanan pemerintah daerah, dukungan UMKM, hingga berbagai fitur gaya hidup dan layanan publik lainnya.
“Ke depan, Mobile Banking Bank NTT tidak hanya menjadi aplikasi transfer uang, tetapi berkembang menjadi ekosistem layanan digital masyarakat NTT. Kami ingin aplikasi ini semakin dekat dengan kebutuhan sehari-hari,” tambah Rahmat.
Menurutnya, pengembangan Super Apps tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat, termasuk berdasarkan masukan langsung dari nasabah melalui survei yang sedang berlangsung.
“Seringkali yang paling memahami kebutuhan layanan bukan direksi atau kantor pusat, melainkan nasabah yang menggunakan aplikasi setiap hari. Karena itu kami membuka ruang agar masyarakat bisa menyampaikan masukan secara langsung kepada Bank NTT,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan survei ini, Bank NTT juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan digital yang mengatasnamakan Bank NTT. Survei resmi hanya dilakukan melalui nomor WhatsApp Verified Bank NTT di 0811-38-14013. (jdz)
