Camat Kelapa Lima Ingatkan Orang Tua: Awasi Gadget Anak, Prostitusi dan HIV/AIDS Mengancam

oleh -34 Dilihat

Camat Kelapa Lima, Paskalis Tokan.

KUPANG, mediantt.com – Camat Kelapa Lima, Paskalis Tokan, menyoroti persoalan prostitusi anak di bawah umur sebagai isu serius di wilayah pesisir Kota Kupang yang rentan.

Menurutnya, persoalan ini berkaitan erat dengan ancaman penularan HIV/AIDS. Ia menyebut penggunaan gadget menjadi faktor yang perlu diawasi serius oleh orang tua.

“Prostitusi di bawah umur itu juga salah satu isu kesehatan. Pengaruh gadget dengan berbagai aplikasi perlu kita perhatikan,” kata Paskalis, Minggu (28/9/2026).

Ia mengingatkan anak-anak dapat mengakses aplikasi dan berkomunikasi dengan pihak lain tanpa sepengetahuan orang tua. Kondisi itu perlu diantisipasi lewat pengawasan dan edukasi.

Isu ini, kata Paskalis, disampaikan Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Kupang, Jems Bore. Selama ini isu tersebut cenderung terabaikan.

“Anak-anak kita tanpa sadar bisa mengakses ke sana kalau tidak diawasi,” ujarnya.

Paskalis menilai, sosialisasi HIV/AIDS dan prostitusi anak tidak cukup dengan metode konvensional. Pihaknya bersama KPA tengah membahas pola sosialisasi yang lebih menarik dengan menampilkan fakta di lapangan.

“Kalau hanya penyampaian materi kurang menarik. Tapi kalau disampaikan fakta yang ada, orang akan kaget dan mulai bertanya bagaimana ini bisa terjadi,” katanya.

Rencana sosialisasi akan melibatkan kecamatan, kelurahan dan KPA Kota Kupang. Jika belum terlaksana akhir 2026, akan digelar awal 2027.

Ia berharap, upaya itu meningkatkan pengawasan orang tua dan pemahaman masyarakat tentang hubungan perilaku seksual berisiko, prostitusi anak dan ancaman HIV/AIDS. (*)