KUPANG, mediantt.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT menyalurkan bantuan Rp2,4 miliar dari dana Presiden untuk guru, tenaga kependidikan dan siswa terdampak gempa di 7 kabupaten Flores.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT menyalurkan bantuan logistik senilai Rp2,4 miliar bagi guru, tenaga kependidikan, peserta didik dan satuan pendidikan terdampak gempa bumi di Flores. Dana ini bersumber dari alokasi bantuan Presiden.
Kepala Dinas Dikbud NTT, Ambrosius Kodo, mengatakan bantuan disalurkan ke 7 kabupaten terdampak, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende dan Sikka, Jumat 11/9/2026.
“Bantuan ini untuk meringankan beban warga pendidikan dan mendukung kegiatan belajar-mengajar yang masih terbatas di wilayah terdampak,” ujar Ambrosius.
Rincian Bantuan
Bantuan yang disalurkan meliputi:
– Terpal : 866 lembar ukuran 6×8 meter dan 39 lembar ukuran 6×12 meter. Ngada dan Manggarai Timur masing-masing 175 lembar ukuran 6×8.
– Kebutuhan dasar: 1.400 selimut, 1.400 dus air mineral, 1.400 dus mi instan, 1.400 karung beras, dan 700 lembar tikar.
– School Kit: 1.368 paket untuk menunjang belajar siswa.
Untuk kebutuhan dasar dan school kit, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada dan Nagekeo masing-masing mendapat 250 unit/paket. Manggarai Barat 100 unit, Ende dan Sikka masing-masing 150 unit.
Dorong Siswa Kembali Sekolah
Ambrosius berharap, bantuan ini memacu semangat peserta didik untuk kembali ke sekolah dan meraih cita-cita meski dalam situasi pascabencana.
“Semoga dukungan ini meringankan penderitaan guru, tenaga pendidikan dan siswa, serta memicu mereka untuk terus belajar,” tegasnya. (*/jdz)
