SE2026 Resmi Diluncurkan di Lembata, Wabup Nasir: Data Fondasi Pembangunan Tepat Sasaran

oleh -88 Dilihat

Wabup Lembata Muh Nasir luncurkan Sensus Ekonomi 2026.

LEWOLEBA, mediantt.com – Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Lembata. Tanda dimulainya kegiatan statistik nasional ini ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan Wabup Nasir, dalam acara yang digelar di Olympic Ballroom, Lewoleba, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lembata ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat dan lurah, petugas sensus, serta berbagai elemen masyarakat. Acara ini menjadi langkah awal dimulainya pendataan ekonomi skala besar yang dilakukan setiap dasawarsa sekali tersebut.

Dalam laporannya, Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Kabupaten Lembata, Leonard Risalis Lalang, menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran yang lengkap, akurat, dan mutakhir mengenai kondisi serta struktur perekonomian Indonesia hingga ke tingkat wilayah terkecil.

“Data yang berkualitas sangat dibutuhkan agar dapat menjadi dasar yang kuat bagi penyusunan kebijakan pembangunan di masa depan,” ujar Leonard.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menyampaikan apresiasi tinggi kepada BPS Kabupaten Lembata. Ia mengatakan, data yang akurat merupakan fondasi paling penting dalam perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

“Pembangunan ekonomi yang berkelanjutan tidak mungkin dilakukan tanpa data yang valid, lengkap, dan mutakhir. Data adalah dasar dari setiap kebijakan yang diambil pemerintah,” tegas Wabup Nasir.

Wabup juga menjelaskan, SE2026 menjadi momentum strategis untuk memotret berbagai potensi ekonomi daerah. Mulai dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, perdagangan, pariwisata, industri rumah tangga, hingga ekonomi kreatif yang kini terus berkembang di Kabupaten Lembata.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk turut berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Kami juga meminta para petugas sensus agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, serta tetap menjaga kerahasiaan data sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.

Dengan terlaksananya Sensus Ekonomi 2026 ini, diharapkan akan tersedia data yang komprehensif dan akurat. Data tersebut nantinya akan menjadi acuan penting dalam perencanaan pembangunan, pemetaan potensi investasi, serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lembata ke depannya. (Lakonawa/Prokompimkablembata)