Desa Laranwutun Punya Penjabat Baru, Bupati Harap Pelayanan kepada Warga Meningkat

oleh -39 Dilihat

Bupati Kanis Tuaq melantik Penjabat Kades Laranwutun.

LEWOLEBA, mediantt.com – Pemerintah Kabupaten Lembata resmi menunjuk dan melantik Siprianus Labi sebagai Penjabat Kepala Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, dalam upaya memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan optimal setelah wafatnya kepala desa definitif.

Prosesi pelantikan berlangsung di Auditorium Goris Keraf, Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Lembata, Kamis (4/6/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Ile Ape, Margaretha Enda, turut melantik Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Desa Laranwutun sebagai bagian dari penguatan kelembagaan desa.

Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata Ursula Surat Bayo, sejumlah pimpinan OPD, Camat Ile Ape, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus PKK dari tingkat kecamatan hingga desa.

Dalam sambutannya, Bupati Kanisius Tuaq menegaskan, penunjukan penjabat kepala desa bukan semata-mata untuk mengisi kekosongan jabatan administratif, melainkan memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Kehadiran pemerintah desa harus benar-benar dirasakan oleh warga melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Bupati Kanis.

Menurut Bupati, pemerintah desa merupakan garda terdepan penyelenggaraan pemerintahan karena berhadapan langsung dengan kebutuhan dan persoalan warga setiap hari. Karena itu, seorang kepala desa dituntut mampu membangun tata kelola pemerintahan yang baik, menjaga komunikasi dengan masyarakat, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai kebutuhan pembangunan di tingkat desa.

Pj. Kepala Desa, Siprianus Labi yang sebelumnya bertugas sebagai aparatur sipil negara pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata dinilai memiliki kapasitas untuk mengemban amanah tersebut.

Penunjukannya juga mempertimbangkan karakteristik Desa Laranwutun yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Pemerintah daerah berharap pengalaman Siprianus di bidang pertanian dapat membantu mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah, khususnya penguatan sektor Nelayan, Tani, dan Ternak yang saat ini menjadi fokus pembangunan Kabupaten Lembata.

Bupati juga meminta penjabat kepala desa yang baru segera beradaptasi dengan kondisi sosial masyarakat serta membangun sinergi dengan seluruh unsur desa, mulai dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa, tokoh adat, tokoh agama, hingga kelompok pemuda.

“Stabilitas sosial dan kebersamaan masyarakat harus terus dijaga. Pemerintah desa tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan komunikasi yang baik agar setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga,” katanya.

Selain memperkuat koordinasi di tingkat desa, Bupati Kanis juga menekankan pentingnya hubungan yang harmonis dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata Ursula Surat Bayo mengingatkan pentingnya peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Menurut Ursula, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan pelayanan pemerintahan, tetapi juga oleh kemampuan keluarga dalam membangun ketahanan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

“PKK memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dari tingkat keluarga. Melalui program kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan, PKK dapat menjadi motor penggerak perubahan di desa,” ujarnya.

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, serta penyematan atribut jabatan kepada pejabat yang dilantik.

Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan sebelum ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati Lembata, jajaran pemerintah daerah, serta para tamu undangan.

Ake Bekel, Ake Kurang Onem

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Desa Laranwutun karena pelantikan yang semula direncanakan berlangsung di desa tersebut akhirnya harus dilaksanakan di Lewoleba.

Di hadapan para undangan dan perwakilan masyarakat yang hadir, Bupati Kanis mengungkapkan penyesalannya atas kondisi yang menyebabkan pelantikan tidak dapat dilaksanakan di kampung halaman masyarakat Laranwutun.

“Ake bekel, ake kurang onem, lewo mete duka jadi pelantikan tidak bisa kita lakukan di kampung kita, te lewutana hala,” ujar Bupati Kanis dengan penuh ketulusan.

Pernyataan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Laranwutun yang sebelumnya berharap dapat menyaksikan langsung pelantikan Penjabat Kepala Desa di wilayah mereka sendiri.

Bupati menjelaskan, keputusan memindahkan lokasi pelantikan ke Lewoleba diambil setelah mempertimbangkan secara cermat situasi dan kondisi di Desa Laranwutun saat ini.

Pemerintah Kabupaten Lembata mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, dan kelancaran jalannya prosesi pelantikan sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Bupati Kanis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan kepada Penjabat Kepala Desa yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat secara maksimal serta mampu menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Melalui momentum itu, Pemkab Lembata berharap kepemimpinan Penjabat Kepala Desa yang baru dapat memperkuat penyelenggaraan pemerintahan desa, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan di Desa Laranwutun. (Lakonawa/Prokompimkablembata)