Pelindo Waingapu Salurkan 4 Ekor Hewan Kurban di Hari Idul Adha 1447 H

oleh -179 Dilihat

Pelindo Cabang Waingapu serahkan 4 ekor hewan kurban.

WAINGAPU, mediantt.com – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo (Persero) melalui PT Pelindo Cabang Waingapu menyalurkan empat ekor hewan kurban di masing-masing Masjid di Kota Waingapu.

“Penyaluran hewan kurban sebagai kepedulian terhadap masyarakat di wilayah kerja perusahan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang bertajuk Pelindo berbagi hewan kurban disetiap tahunnya,” kata General Manager PT Pelindo Cabang Waingapu, Imam Haromain, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, penyaluran empat hewan kurban ini menjadi komitmen PT Pelindo Waingapu dalam mempererat hubungan harmonis antara perusahan dengan masyarakat sekitar sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan kepedulian serta semangat di momen hari raya kurban.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi salah satu rasa syukur dan kepedulian sosial PT Pelindo kepada masyarakat sekitar pelabuhan, juga mempererat hubungan tali silaturahmi dan sinergi antara perusahan dengan masyarakat serta pengurus Masjid di wilayahnya masing-masing.

“Harapannya akan menumbuhkan semangat kebersamaan serta meningkatkan niai-nilai kemanusiaan melalui budaya berbagi,” kata Imam.

Ketua Takmir Masjid Al-Falah Kampung Baru, Umar Rosyidin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Pelindo yang telah menyerahkan bantuan hewan kurban berupa empat ekor sapi bagi masyarakat sekitar pelabuhan.

“Tentu atas nama warga sekitar lingkungan Masjid kampung baru menyampaikan terima kasih kepada PT Pelindo,” ucapnya.

Rosyidin menambahkan, “Hewan kurban yang diberikan PT Pelindo kepada kami selaku Takmir Masjid, insyaallah akan kami laksanakan dengan baik yang mana pembagian daging kurban nanti akan dibagikan sesuai amanah”.

Untuk itu, pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasi serta berdoa mudah-mudahan PT Pelindo selalu jaya dan diberkati seluruh karyawan perusahan serta tetap dalam lindungan Tuhan. (budian)