Gubernur NTT Gerak Cepat Tangani Kebakaran Panti Asuhan Guardian Holy Angel, 19 Anak Dievakuasi

oleh -78 Dilihat
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

KUPANG, mediantt.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, bergerak cepat menangani tragedi kebakaran yang menimpa Panti Asuhan Guardian Holy Angel di Kota Kupang.

Gubernur Melki langsung memerintahkan jajaran Pemerintah Provinsi NTT untuk memberikan penanganan maksimal bagi para suster dan anak-anak penghuni panti asuhan tersebut.

“Saya sudah meminta Ibu Plh Sekda untuk berkoordinasi dengan semua pihak, terutama Dinas Sosial, BPBD, dan dinas pendukung lainnya, termasuk Pak Wali Kota dan jajaran Pemkot Kupang, agar segera melakukan langkah-langkah penanganan,” kata Gubernur Melki kepada wartawan, Kamis (14/5/2026) pagi.

Mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu menjelaskan, pascakebakaran seluruh penghuni Panti Asuhan Guardian Holy Angel telah dipindahkan sementara ke Kantor Dinas Sosial Provinsi NTT.
Sebanyak 19 anak bersama dua suster berhasil dievakuasi dan kini berada dalam penanganan pemerintah daerah.

“Untuk sementara, seluruh aktivitas dan kegiatan Panti Asuhan Guardian Holy Angel akan dilaksanakan di Dinas Sosial Provinsi NTT. Penanganan kebutuhan logistik juga akan dilakukan bersama-sama dengan Pemkot Kupang,” ungkapnya.

Gubernur Melki berharap para penghuni panti tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik, termasuk anak-anak yang masih bersekolah.

“Kami berharap mereka bisa tinggal dengan nyaman, dan anak-anak yang bersekolah tetap dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik. Kami juga segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari langkah-langkah konkret agar panti asuhan ini dapat segera dibangun kembali dan kembali beroperasi,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Melki juga mengimbau masyarakat NTT agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat gangguan listrik di rumah.

“Saya meminta kita semua memperhatikan kondisi kelistrikan di rumah masing-masing dengan baik, sehingga kejadian seperti ini bisa kita antisipasi ke depan,” tegasnya. (*/jdz)