Pertamina Patra Niaga Pastikan Kelancaran Pasokan dan Distribusi BBM ke Rote Ndao Sesuai Peruntukan

oleh -123 Dilihat

ROTE NDAO – Pertamina Patra Niaga pastikan pasokan BBM untuk masyarakat Kabupaten Rote Ndao mencukupi kebutuhan dan disalurkan sesuai peruntukannya sebagaimana ditetapkan pemerintah, baik BBM subsidi maupun non subsidi. Sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, Pertamina Patra Niaga terus menjalankan komitmennya dalam penyediaan BBM subsidi sesuai kuota dan titik layanan jual yang telah ditetapkan pemerintah dalam hal ini BPH Migas.

Rabu (13/5) beredar isu keluhan masyarakat Kabupaten Rote Ndao kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertamax dan Pertalite. Warga menduga distribusi BBM tidak berjalan normal karena adanya praktik penjualan BBM ke pengecer oleh salah satu pengelola SPBU Rote Ndao, yakni SPBU Sanggaoen. Pengelola SPBU Sanggaoen diduga lebih mengutamakan penjualan BBM jenis Pertamax ke luar SPBU melalui pengisian ke sejumlah drum yang diangkut menggunakan truk dan mobil pikap, dibanding melayani kebutuhan masyarakat secara langsung.

Menanggapi hal ini, Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan, Pertamina Patra Niaga dalam proses distribusi pastikan pasokan BBM baik subsidi maupun non subsidi mencukupi dan penyaluran tepat sasaran sesuai peruntukan.

“Stok BBM Kabupaten Rote Ndao dalam kondisi tersedia. Selasa (12/5) juga telah masuk suplai BBM dengan muatan 60 KL Pertalite, 40 KL Pertamax, 35 KL Biosolar, dan 5 KL Pertamina Dex. Dengan adanya suplai yang baru masuk ini, dipastikan kebutuhan BBM baik subsidi maupun non subsidi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat Rote Ndao,” tegas Ahad dalam rilisnya kepada mediantt.com, Rabu (13/5) malam.

Selanjutnya Ahad menjelaskan, adapun terkait masyarakat yang melakukan pembelian Pertamax menggunakan drum, telah dilakukan pengecekan. Sehari-harinya memang terdapat beberapa pembelian dari kendaraan, baik truk maupun mobil pikap dengan pengisian menggunakan drum. Adapun pembelian ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan BBM ke wilayah kampung/desa yang jaraknya jauh dari SPBU. Pembelian dengan jumlah tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama beberapa hari.

“Terkait isu ini, Pertamina telah memperingatkan kembali kepada seluruh SPBU untuk pengaturan prioritas pengisian kepada konsumen kendaraan dan meminimalisir pengisian ke konsumen non kendaraan sebagai antisipasi pengecer/pengepul. Paralel, Pertamina telah berkoordinasi dengan Terminal BBM terkait prioritas pengiriman untuk wilayah Rote Ndao. Dengan segala antisipasi dan mitigasi ini diharapkan dapat mendukung kelancaran pasokan dan distribusi di wilayah Rote Ndao,” tutup Ahad.

Pertamina Patra Niaga pastikan stok BBM selalu mencukupi kebutuhan dengan penyaluran BBM subsidi sesuai peruntukan dan tentunya aturan yang ditetapkan pemerintah. Pertamina tidak menoleransi lembaga penyalur yang melanggar ketentuan dan melakukan kecurangan dalam pelayanan kepada konsumen. Apabila ditemukan pelanggaraan maka akan diberikan sanksi lebih lanjut dan bisa sampai dengan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU),” tegas Ahad.

Untuk informasi dan pertanyaan lebih lanjut mengenai layanan dan program Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135. (*/jdz)