Transaksi Tembus Rp 78 Miliar per Bulan, Agen BRILink di Lembata Raup Keuntungan dari Layanan Keuangan Warga

oleh -12 Dilihat

LEWOLEBA, mediantt.com – Kehadiran agen BRILink di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kian menunjukkan peran strategis dalam mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat. Selain mempermudah akses transaksi, para agen juga mengakui adanya keuntungan ekonomi yang diperoleh dari layanan tersebut.

Salah satu agen, Petrus Adriyanto Ama Sayang, mengungkapkan, usaha jasa BRILink yang dikelolanya di Kota Lewoleba mampu melayani ratusan transaksi setiap bulan.

Dalam sehari-hari operasionalnya, ia mencatat rata-rata 700 hingga 800 transaksi per bulan dari masyarakat yang memanfaatkan layanan perbankan tanpa harus datang ke kantor bank.

“Selama ini belum pernah ada keluhan dari masyarakat. Mereka justru mengakui transaksi di agen BRILink cepat dan mudah,” ujar Adriyanto saat ditemui media, Jumat (17/4/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, hingga saat ini terdapat 1.036 agen BRILink yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Lembata, mencakup tujuh kelurahan dan lebih dari 120 desa dari total 144 desa.

Aktivitas transaksi pun terbilang tinggi, dengan rata-rata volume penjualan mencapai Rp 78 miliar per bulan.

Adriyanto menuturkan, dirinya telah menjadi nasabah Bank Rakyat Indonesia sejak 2016, sebelum akhirnya tertarik menjadi agen BRILink setelah mendapat informasi dari petugas keamanan di BRI Unit Lewoleba. Sejak itu, ia terus mengembangkan layanan hingga bertahan lebih dari satu dekade.

Menurut dia, berbagai fasilitas diberikan oleh pihak bank kepada agen, seperti mesin EDC, spanduk, hingga dukungan operasional lainnya. Selain itu, setiap transaksi yang dilakukan memberikan keuntungan langsung yang secara otomatis masuk ke rekening agen.

“Keuntungan dari transaksi langsung masuk ke rekening. Selain itu, kami juga melayani pembukaan rekening baru dan pendataan pinjaman nasabah melalui sistem referral,” kata dia.

Ia menambahkan, meskipun skala usahanya masih tergolong kecil, kemitraan dengan BRI memberikan banyak kemudahan. Bahkan, bagi agen dengan skala transaksi besar, tersedia berbagai insentif seperti hadiah umrah, logam mulia (emas), hingga pulsa listrik.

Dalam mendukung kelancaran transaksi, BRI juga menyediakan fasilitas dana talangan bekerja sama dengan Bank Raya. Fasilitas ini memungkinkan agen mendapatkan tambahan modal secara cepat melalui aplikasi BRILink Mobile, terutama saat kebutuhan dana meningkat.

“Kalau kehabisan dana saat melayani transaksi, kami bisa ajukan melalui aplikasi dan langsung dicairkan sesuai jumlah transaksi,” ujarnya.

Di sisi lain, Adriyanto juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap maraknya penipuan online yang mengatasnamakan perbankan. Ia mengaku kerap menerima panggilan dan pesan mencurigakan yang mencoba memanfaatkan kepercayaan masyarakat.

“Modusnya biasanya meminta transfer terlebih dahulu sebelum uang tunai diberikan. Bahkan sering mengatasnamakan keluarga. Kalau ada nomor mencurigakan, sebaiknya langsung diblokir,” katanya.

Ia berharap, ke depan BRI tetap memberikan kepercayaan kepada dirinya dan agen lainnya untuk terus melayani masyarakat, sekaligus memperluas akses keuangan hingga ke pelosok daerah. (lakonawa)