Bupati Lembata Ingatkan OPD Jangan Sekadar Menyusun Program di Atas Kertas

oleh -54 Dilihat

LEWOLEBA, mediantt.com – Pemerintah Kabupaten Lembata mulai merancang arah pembangunan tahun 2027. Namun dalam pembukaan Forum RKPD 2027, Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq memberi peringatan keras kepada jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

“Program pembangunan tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif, melainkan harus benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Kanis saat sambutan.

Forum yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Lembata, Selasa, 10 Maret 2026, menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan program kerja perangkat daerah dengan prioritas pembangunan nasional, provinsi, hingga hasil Musrenbang kecamatan.

Tema yang diangkat, Sinkronisasi Program Strategis Nasional (PROSN) Tematik Pembangunan Nasional dan Rancangan RKPD Kabupaten Lembata Tahun 2027, menandai upaya pemerintah daerah memperkuat integrasi perencanaan pembangunan lintas sektor.

Dalam sambutannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) merupakan dokumen strategis yang menentukan arah pembangunan daerah.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah menyusun program secara komprehensif, adaptif, dan partisipatif.

“Program yang disusun harus nyata dampaknya bagi masyarakat, bukan sekadar memenuhi kewajiban perencanaan,” kata Bupati Kanis di hadapan para peserta forum.

Penekanan tersebut muncul di tengah tantangan pembangunan Lembata yang masih berkutat pada persoalan mendasar seperti kemiskinan, stunting, dan keterbatasan pertumbuhan ekonomi di sektor produktif.

Dalam forum ini, empat tema utama menjadi fokus pembahasan: pengentasan kemiskinan, kesehatan untuk semua dengan penanganan stunting, penguatan ekonomi sektor Nelayan Tani Ternak (NTT), serta pengarusutamaan gender dan responsif anak.

Sebanyak 142 peserta dari berbagai perangkat daerah mengikuti forum yang digelar selama dua hari, 10–11 Maret 2026.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi dan dilanjutkan diskusi kelompok tematik yang terbagi dalam empat kelompok pembahasan.

Hasilnya akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan sebagai dasar penyusunan Rancangan RKPD Kabupaten Lembata Tahun 2027.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Lembata, Martinus Eliasmus Lamak, menjelaskan, forum perangkat daerah merupakan tahapan penting dalam sistem perencanaan pembangunan daerah.

Forum ini dirancang untuk mempertajam target kinerja, program, kegiatan, serta kelompok sasaran dalam rencana kerja masing-masing perangkat daerah.

Bagi pemerintah daerah, RKPD 2027 menjadi instrumen penting untuk mewujudkan tema pembangunan Lembata: Pemantapan Pembangunan SDM dan Pemerintahan yang Efektif untuk Percepatan Pembangunan Ekonomi yang Produktif dan Inklusif menuju Lembata Maju, Lestari dan Berdaya Saing.

Namun keberhasilan tema tersebut, seperti diingatkan Bupati Kanis, sangat bergantung pada kemampuan perangkat daerah menerjemahkan rencana ke dalam program yang terukur, terintegrasi, dan bebas dari tumpang tindih kebijakan. (Lakonawa/Prokompimkablembata)