KUPANG, mediantt.com – Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang menunjukkan komitmennya dalam merespons perkembangan teknologi digital dengan menggelar webinar internasional bertajuk “AI: Opportunities and Challenges in the Transformation of Education.”
Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus dialog akademik mengenai peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan yang terus bergerak dinamis.
Webinar diawali dengan keynote speech oleh Ketua STIPAS Keuskupan Agung Kupang, RD. Dr. Florens Maxi Un Bria. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa perkembangan AI merupakan realitas yang tidak dapat dipisahkan dari ekosistem pendidikan masa kini.
Menurutnya, AI membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, mulai dari metode yang lebih adaptif hingga perluasan akses pendidikan. Namun, di sisi lain, teknologi tersebut juga menuntut kesiapan etis, pedagogis, dan spiritual agar pemanfaatannya tetap berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.
“Teknologi harus menjadi sarana yang memanusiakan manusia, bukan sebaliknya. Karena itu, pendidikan perlu membangun fondasi etika dan spiritualitas yang kuat dalam menghadapi era AI,” tegasnya.
Sementara itu, Dr. Aroan Loah dari Assumption University, Thailand, memaparkan berbagai peluang strategis pemanfaatan AI dalam transformasi pendidikan. Ia menyoroti inovasi metode pembelajaran berbasis teknologi, personalisasi proses belajar sesuai kebutuhan peserta didik, serta peningkatan efektivitas dan akses pendidikan di era digital.
Menurutnya, integrasi AI dalam sistem pendidikan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjawab tantangan global dan menyiapkan generasi yang adaptif terhadap perubahan.
Webinar ini menjadi bagian dari upaya STIPAS untuk terus mendorong literasi digital dan kesiapan institusi pendidikan dalam menghadapi transformasi teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. (*/jdz)
