STIE Karya Wisuda ke-VI, Komit Lahirkan Generasi Penggerak Ekonomi Lokal Berkelanjutan

oleh -165 Dilihat

Foto bersama 56 wisudawan wisudawati dengan anggota senat dan dosen.

RUTENG, mediantt.com – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Karya kembali mencetak sejarah dengan sukses menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-VI, yang meluluskan 56 sarjana baru dari Program Studi Akuntansi dan Manajemen.

Acara yang berlangsung khidmat di Ruteng, Manggarai ini dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, LLDikti Wilayah XV, TNI-Polri, civitas akademika, serta keluarga besar wisudawan.

Dengan mengusung tema “Penguatan Peran Generasi Muda dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal”, wisuda tahun ini menegaskan kembali komitmen STIE Karya untuk melahirkan lulusan yang kompeten, berintegritas, dan siap menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Tunas Karya, Mariyati Helsako F. Mutis, SKM, mengangkat tema “Transformasi Perguruan Tinggi Menuju Penguatan Ekonomi Lokal”. Menurut dia, generasi muda adalah energi terbesar bangsa yang memiliki kreativitas, daya adaptasi, dan idealisme yang sangat dibutuhkan dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Dia mengatakan, ekonomi lokal yang meliputi sektor pertanian, UMKM, industri kreatif, dan pariwisata merupakan fondasi strategis yang terbukti mampu bertahan menghadapi krisis global. Karena itu, lulusan STIE Karya diharapkan menjadi agen perubahan, jembatan inovasi, dan pelaku utama transformasi ekonomi berbasis potensi Manggarai.

“Teruslah belajar, berinovasi, dan mengembangkan diri. Kalian adalah estafet pembangunan,” tegas Ketua Yayasan.

Kewirausahaan Jadi Kunci

Dalam Orasi Ilmiahnya bertajuk “Generasi Muda dan Reformasi Tata Kelola Ekonomi Lokal”, Dr. Malisyse Christin Sijoen, S.STP., M.Si, yang dibacakan oleh Bonefasius Berdi, SP., MM, menekankan pentingnya literasi digital, penguatan kewirausahaan, dan kolaborasi pentahelix (pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan media) sebagai strategi membangun kemandirian ekonomi daerah.

Dia memaparkan sejumlah program strategis, seperti: pelatihan kewirausahaan, pendampingan UMKM, pembentukan forum kolaborasi ekonomi, dan pemasaran digital produk lokal Manggarai.

Saatnya Jadi Insan Produktif

Dalam sambutannya Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu mengingatkan pentingnya peran 56 lulusan baru ini sebagai insan produktif, adaptif, inovatif, kolaboratif, dan solutif. Dia menekankan bahwa dunia kerja saat ini menuntut generasi muda yang mampu menjawab persoalan nyata dalam masyarakat.

Kompetitif dan Diakui

Perwakilan Kepala LLDikti Wilayah XV, Siprianus Tua, S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kiprah STIE Karya yang dinilai telah mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain di NTT. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater dan mengajak lulusan untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga membangun usaha dan membuka lapangan kerja baru.

“STIE Karya sudah dikenal luas dan berkontribusi besar bagi kemajuan pendidikan di NTT,” ujarnya.

Ujung Tombak Ekonomi Daerah

Sebagai pimpinan senat sidang, Ketua STIE Karya, Kirenius C.C Watang, mengatakan, para lulusan harus menjadi ujung tombak dalam membangun ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan.

Dia mengajak para wisudawan untuk:
memanfaatkan teknologi, mengembangkan kreativitas, berinovasi dalam membangun jaringan bisnis, memasarkan produk lokal, dan mencari solusi ekonomi inklusif.

“Jaga integritas dan etika dalam setiap langkah. Jadilah teladan dalam praktik bisnis yang jujur, bertanggung jawab, dan peduli lingkungan,” pesannya disambut tepuk tangan meriah.

Pesan Alumni

Perwakilan wisudawan, Bergita Sinar, menyampaikan ungkapan syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak selama proses pendidikan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukan akhir, melainkan simbol kemenangan atas perjuangan panjang.

“Saya tidak pernah kalah, saya menang dan saya belajar. Wisuda adalah hasil dari doa, air mata, dan keteguhan hati untuk tidak menyerah,” ujarnya.

Dia mengajak seluruh rekan wisudawan untuk terus mengembangkan diri dan menjadi agen perubahan yang mampu menghubungkan teori ekonomi dengan kebutuhan sosial di masyarakat.

Membangun Ekonomi Manggarai

Wisuda ke-VI ini juga menegaskan komitmen STIE Karya untuk terus mengembangkan kampus sebagai ekosistem ekonomi daerah melalui: penguatan tata kelola, digitalisasi administrasi, perluasan jejaring akademik, dan sinergi perguruan tinggi dengan dunia industri.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sebagai momen merayakan keberhasilan para lulusan bersama keluarga dan civitas akademika.

STIE Karya berharap, 56 sarjana yang diwisuda ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah, pelaku transformasi, serta pembawa perubahan menuju masyarakat yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. (melkior sobe)