Persebata Disambut Bak Pahlawan, Diarak Keliling Kota Lewoleba Usai Ukir Sejarah untuk NTT

oleh -278 Dilihat

LEWOLEBA, mediantt.com – Suasana haru dan gegap gempita mewarnai Pelabuhan Laut Lewoleba, Jumat (30/5), saat kontingen Persebata Lembata tiba usai menorehkan sejarah gemilang di kancah sepak bola nasional.

Ribuan warga, yang tergabung dalam komunitas suporter fanatik ‘Lomben Mania’, memadati pelabuhan dari pagi hingga siang hari, membawa spanduk, bendera, dan genderang, menyambut para pahlawan lapangan hijau bak tentara yang pulang dari medan perang.

Persebata Lembata baru saja menuntaskan perjuangan luar biasa di Liga 4 Nasional, dan prestasi mereka bukan main-main, menjadi satu-satunya klub sepak bola asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sukses menembus Liga 3 Indonesia untuk musim 2026.

Pencapaian ini menjadi tonggak bersejarah bagi persepakbolaan NTT, dan membakar semangat warga Lembata untuk terus mendukung klub kebanggaan mereka.

Begitu kapal cepat Cantika Express sandar, sorak sorai membahana. Pemain, menejer, dan ofisial tim turun dari kapal dengan penuh haru, beberapa di antaranya tak kuasa menahan air mata.

Mereka langsung disambut dengan kalungan kain selendang dan pelukan hangat dari Ketua dan pengurus Askab PSSI Kabupaten Lembata, keluar, serta ratusan suporter yang telah menunggu sejak pagi.

Rangkaian penyambutan dilanjutkan dengan pawai kemenangan yang mengular dari pelabuhan, mengelilingi pusat kota Lewoleba menuju Kantor Bupati Lembata.

Di sepanjang jalan, warga menyemut di trotoar, melambaikan tangan, bersorak, dan mengabadikan momen langka ini dengan kamera ponsel mereka.

Suasana semakin meriah dengan konvoi kendaraan dan iring-iringan musik dan lagu daerah Lembata yang menyemangati suasana.

Puncak arak-arakan berakhir di Kantor Bupati Lembata, di mana para pemain, menejer, dan ofisial tim disambut secara resmi oleh pemerintah daerah, yang saat itu hadir Bupati dan Wakil Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq dan H. Muhamad Nasir, serta unsur Forkopimda, Sekda Lembata, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD dan Camat Nubatukan.

Dalam sambutannya, Bupati Lembata secara implisit menyebut perjuangan Persebata sebagai ‘simbol kebangkitan anak muda NTT’ dan berjanji akan memberikan dukungan penuh bagi tim menuju Liga 3 Indonesia 2026.

“Hari ini bukan hanya kemenangan untuk Lembata, tetapi untuk seluruh NTT. Persebata telah membuktikan bahwa mimpi besar bisa diwujudkan dari daerah terpencil sekalipun,” ujar Bupati Kanis dengan bangga.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan bahwa perjalanan Persebata hari ini akan berlanjut ke Liga 3 Nasional. Tentunya tantangan yang dihadapi akan semakin besar dan kompetitif. “Persebata akan menghadapi tim-tim terbaik di liga tiga,” kata Bupati.

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang ditorehkan oleh para pemain Persebata, Pemda Lembata memberikan bonus sebesar Rp.75 juta.

Dengan torehan prestasi ini, Persebata Lembata bukan sekadar klub sepak bola, mereka telah menjadi inspirasi, simbol harapan, dan pemersatu masyarakat Lembata dan NTT.

Perjalanan masih panjang, tetapi hari ini, seluruh Lembata dan NTT bersatu dalam satu suara: Viva Persebata! Viva Lembata! Viva NTT! (baoon)