Wapres Kunjungi SMKS Maritim Nusantara dan Berbagi Kasih ke LKSA Kota Kupang

oleh -620 Dilihat

Anak disabilitas baca puisi di depan Wapres Gibran Rakabuming

KUPANG, mediantt.com – Sektor Pendidikan Vokasi sebagai salah satu pilar pembangunan sumber daya manusia di wilayah timur Indonesia menjadi perhatian khusus Wakil Presiden, Gibran Rakabuming, dalam kunjungan kerjanya di Nusa Tenggara Timur. Fokus ini juga merupakan bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung sistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja dan industri.

Salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dikunjungi Wapres pada Rabu (7/5/2025) adalah SMKS Maritim Nusantara Kupang, Jl. Nusantara, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Wapres Gibran Rakabuming didampingi Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma meninjau berbagai fasilitas sekolah, menyaksikan proses belajar mengajar di kelas, serta berinteraksi langsung dengan para siswa.

Kehadiran Wapres pun disambut dengan penuh sukacita oleh Kepala Sekolah SMKS Maritim Nusantara Kupang, Jesica S. Sodakain, bersama jajaran guru. Penyambutan semakin meriah dengan penampilan Marching Band siswa di halaman sekolah.

Dalam keterangannya, Jesica S. Sodakain menyampaikan rasa bahagia dan syukurnya atas kunjungan Wapres yang dinilai sangat luar biasa dan membanggakan. Menurutnya, kehadiran Wapres memberikan semangat bagi para siswa dan menunjukkan perhatian nyata pemerintah terhadap pendidikan vokasi maritim.

“Ini hal yang sangat luar biasa dan membanggakan, yang mana beliau bisa melihat langsung proses belajar mengajar di kelas dan menyemangati para peserta didik,” katanya.

Jesica menuturkan, Wapres menyampaikan beberapa arahan penting pada kunjungan ini. Di antaranya, menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sektor maritim di NTT.

“Koordinasi dari Pusat dan Provinsi agar tetap bisa bersinergi untuk membangun sektor maritim di NTT,” ujarnya.

Selain itu, Wapres juga mendukung penuh rencana pengadaan sarana prasarana yang diperlukan SMKS Maritim Nusantara Kupang saat ini, seperti simulator Kapal Nautika, Kapal Niaga, dan Kapal Teknik yang diperlukan untuk mendukung penerbitan ijazah laut.

Jesica juga menuturkan, Wapres mendorong sekolah untuk terus menjaga mutu pendidikan, serta membantu masyarakat yang kurang mampu agar tetap mendapat akses pendidikan yang layak.

“Tetap mempertahankan mutu sekolah dan membantu masyarakat yang susah di bidang pendidikan,” tambahnya.

Jesica pun berharap, pesan-pesan Wapres tersebut dapat sampai kepada kementerian terkait, khususnya Kementerian Pendidikan dan Kementerian Perhubungan untuk implementasi nyata di lapangan.

“Agar tercipta sarana prasana yang unggul dalam dunia pendidikan di NTT terkait maritim/pelayaran dengan adanya ijazah laut. Harapan berikut semoga masyarakat dapat melirik dunia kemaritiman yang menjanjikan dan membantu Provinsi NTT untuk mengurangi pengangguran,” harapnya.

Sebagaimana dipublikasikan sebelumnya, hal tersebut sejalan dengan pernyataan yang disampaikan Wapres pada video singkat dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Jumat (2/05/2025), bahwa materi pendidikan harus diselaraskan dengan kekuatan lokal setiap daerah. Termasuk di NTT, dimana sektor maritim memegang kekuatan besar.

“Materi yang diberikan akan diselaraskan dengan kebutuhan industri. Sehingga para lulusannya memiliki kompetensi yang relevan di bursa tenaga kerja,” kata Wapres.

Berbagi Kebahagiaan di LKSA

Sebelum kembali ke Jakarta, Wakil Presiden, Gibran Rakabuming mengajak seratus anak dari berbagai Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di wilayah Kota Kupang untuk berbelanja perlengkapan sekolah di Toko Buku Kharisma Stationery, Jl. W.J. Lalamentik, Oebobo, Kota Kupang, Rabu (7/5/2025).

Dalam suasana penuh keceriaan, anak-anak tampak antusias memilih sendiri berbagai perlengkapan sekolah yang diminati, mulai dari pensil, buku tulis, hingga tas. Wapres meyakini, dukungan semacam ini memiliki dampak positif yang besar dalam menumbuhkan semangat belajar dan mendorong anak-anak untuk terus berusaha meraih cita-citanya.

Melalui kegiatan ini, ia juga ingin menanamkan semangat bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik. Menurutnya, pemerintah akan terus berupaya memastikan bahwa setiap anak Indonesia mendapat perhatian dan peluang yang setara untuk belajar, tumbuh, dan berkembang.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Kepala Negara selalu menekankan bahwa investasi terhadap generasi muda merupakan fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Usai berbelanja, Tirsa Sede, salah seorang anak penyandang disabilitas tuna netra dari UPTD Kesos Tuna Netra Kota Kupang, membacakan puisi karyanya untuk Wapres yang berjudul “Cahaya di Dalam Hati.”

“Aku tak mampu melihat dunia, hanya gelap yang menyelimuti mata, tetapi dalam pekat yang abadi ini, aku belajar mengenali cahaya dengan hati,” ucap Tirsa membacakan bait pertama puisinya.

Dengan suara lembut dan penuh keyakinan, Tirsa menyampaikan bait demi bait puisi yang menggugah perasaan, mengajak setiap orang untuk melihat dunia melalui kedalaman rasa, bukan sekadar dari apa yang tampak oleh mata.

“Aku tak mampu melihat bayanganku, tetapi aku mengenal diriku lebih dalam, bukan dari pantulan kaca di dinding, melainkan dari langkah dan keyakinan,” lanjut Tirsa dengan nada yang tulus dan menyentuh.

Momen ini pun meninggalkan kesan mendalam, tidak hanya bagi Wapres, tetapi juga semua yang menyaksikan. Dalam keterbatasan yang dimiliki, Tirsa justru mampu memancarkan makna sejati tentang ketangguhan, harapan, dan cahaya yang datang dari dalam jiwa.

“Terima kasih ya Tirsa, kamu pintar,” ucap Wapres Gibran. (*/radyt/jdz)